SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI Emanuel Melkiades Laka Lena menyoroti pengawas perlindungan kesejahteraan tenaga kerja honorer bidang kesehatan di Provinsi Kaltim. Ia ingin memastikan kesiapan Kaltim menjalani Permen PANRB nomor 20 tahun 2020 tentang pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Dengan adanya PPPK tersebut memastikan tenaga honorer yang lulus passing grade diangkat menjadi PPPK. Kemudian, di 2023 nantinya tenaga honorer dipastikan dihapus. Seperti yang tertuang dalam PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK.
Emanuel menginginkan penghapusan honorer tersebut tidak berdampak pada pelayanan publik di sebuah instansi. Mengingat beberapa tenaga honorer menurutnya banyak yang mengisi di posisi yang cukup strategis.
"Penghapusan honorer bukan tidak mudah. Isunya bagaimana kita memastikan bahwa yang dihapuskan itu tidak menganggu pelayanan publik," katanya pasca dengar jejak pendapat bersama BPJS Ketenagakerjaan, dikutip Sabtu (27/8/2002) kemarin.
Tentunya yang mesti diperhatikan yakni berkaitan dengan pekerjaan pasca mereka tidak dimaksimalkan lagi sebagai honorer. Emanuel juga menginginkan bahwa mereka mesti diberikan kompensasi pasca berhenti.
Emanuel juga menilai untuk kebijakan ini perlu disempurnakan. Dibahas lebih lanjut sehingga maksud baik dari kebijakan ini tidak menjadi macet. Juga beberapa pelayanan kesehatan terganggu jika para pekerja dengan berbagai latar belakang yang kemudian tidak bisa bekerja akan menimbulkan masalah sosial yang baru.
Ditambahkan Emanuel bahwa saat jnjakan membuat pansus untuk memberikan perhatian kebijakan itu bisa dimaksimalkan.
"Kalau nakes sendiri kita lihat sebelum ada kebijakan PPPK bekerja sukarela, tentu diluar urusan PPPK Kita mesti memberikan perhatian tenaga kesehatan di setiap desa puskesmas untuk diberikan penghargaan. Agar bisa punya penghasilan yang maksimal," tambahnya.
Kontributor: Arif Fadillah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Oknum Polisi di Samarinda Jadi 'Sniper' Sindikat Narkoba Gang Langgar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim
-
Kaltim Targetkan 450 Koperasi Merah Putih, Butuh Ratusan Manajer
-
Jadi Tersangka Narkotika, Kasatnarkoba Polres Kukar Terancam Sanksi Pecat
-
Kronologi Pengungkapan Kasus Narkotika Jadikan Kasatnarkoba Polres Kukar Tersangka