SuaraKaltim.id - Nawir tidak kuasa menahan duka karena keluarganya Ar (28) ditemukan tidak bernyawa mengapung di perairan Kelurahan Berbas Pantai, pada Senin (29/8/2022) sekira pukul 02.30 WITA.
Berdasarkan informasi Nawir, Ar berpamitan untuk melaut pada Minggu (28/8) malam. Namun keinginannya itu sempat mendapat penolakan adiknya.
Karena saat itu cuaca sedang dalam kondisi hujan. Tetapi larangan itu tidak didengar dan Ar tetap pergi melaut.
"Sudah diingatkan cuman dia (Ar) tetap kukuh pergi melaut. Tadi dapat kabar ada mayat mengapung saya langsung ke sana," kata Nawir saat ditemui di lokasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Lebih lanjut, Nawir mulanya melihat mayat menggunakan baju berwarna hijau mengapung bersampingan dengan jeriken. Posisi mayat berada di sisi sebelah kanan.
Dirinya tidak langsung menyentuh mayat itu karena dilarang masyarakat sekitar. Kondisi saat itu mayat sudah keriput tampak seperti orang tua.
"Ternyata itu sepupu saya. Sempat ketemu kemarin sama dia. Dia tinggal di Tanjung Laut Indah," sambungnya.
Jenazah sudah dibawa ke RSUD Taman Husada untuk dilakukan visum. Kabar terbaru, jenazah sudah dibawa ke rumah duka.
"Divisum dulu di RSUD Taman Husada," ucap Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri.
Baca Juga: Legislator PKS Sebut 2 Ribu Kapal Nelayan Tak Melaut Imbas BBM Mau Naik
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi