SuaraKaltim.id - Mahasiswa Balikpapan sesalkan tindakan represif aparat kepolisian saat mereka menggelar aksi demo menolak kenaikan harga BBM pada Kamis (8/9/2022) kemarin.
Dalam aksi demo tersebut, sempat terjadi kericuhan karena mahasiswa yang berupaya masuk ke halaman Kantor Wali Kota Balikpapan. Namun hal itu tak terjadi karena dihalangi kepolisian, sehingga terjadi dorong-dorongan.
Titik puncak kericuhan ini terjadi sekitar pukul 17.58 WITA, setelah mahasiswa beberapa kali mencoba untuk menerobos barisan aparat kepolisian yang menghalangi massa agar masuk ke halaman kantor Wali Kota.
“Mahasiswa mencoba masuk ke halaman kantor Wali Kota karena tak kunjung di temui oleh Walikota dan Ketua DPRD Balikpapan,” ujar Korlap Aksi Septianus Hendra, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (9/9/2022).
Pentolan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kota Balikpapan itu mengatakan, penggunaan water canon oleh kepolisian menyebabkan sebagian massa mengalami luka-luka karena mencoba menyelamatkan diri
Kata dia, dari kejadian tersebut, dua mahasiswa terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat yakni rumah sakit Bhyangkara dan ruamh sakit Tentara karena mengalami luka-lika.
“Sampai saat ini telah dikonfirmasi 2 mahasiswa dilarikan kerumah sakit terdekat akibat cedera dan luka yang dialami,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar