SuaraKaltim.id - Video seorang wanita berhijab mencak-mencak di jalan raya saat sedang memergoki seorang pria yang di dalam mobil membawa wanita diduga selingkuhannya. Peristiwa itu sempat terekam kamera ponsel pengendara lain hingga akhirnya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, peristiwa wanita melabrak pria yang diduga membawa wanita simpanan terjadi di lampu merah dekat Markas Polda Sumsel.
Tampak, wanita yang sudah emosi itu memukul hingga menendang mobil berwarna silver itu. Wanita berhijab itu juga sempat menunjuk-nunjuk orang yang mengendarai mobil tersebut.
Terlihat di lokasi ada mobil dinas polisi yang dikabarkan sempat menyetop kendaraan yang dibawa pria tersebut. Tampak juga ada dua anggota polisi yang sempat membiarkan wanita yang sedang meluapkan amarahnya kepada pengendara mobil Kijang itu.
Baca Juga: Bentuk Kampanye, Mobil Listrik Jadi Kendaraan Operasional PLN UP 3 Ambon
Aksi wanita yang diduga melabrak pria diduga adalah sang ayah itu sempat menjadi tontonan para pengendara lainnya. Kejadian itu sempat membuat macet di lokasi.
Akun Instagram resmi Ditlantas Polda Sumsel, @rtmc_ditlantaspoldasumsel, Jumat (9/9) memberikan penjelasan soal kronologi dua orang anggota polisi yang sempat terlihat dalam video tersebut.
Disebutkan jika awalnya ada dua pengendara motor, yakni ibu dan anak tiba-tiba mengetuk kaca mobil dinas petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sumsel. Pemotor itu disebut meminta kepada petugas untuk memberhentikan mobil Toyota Kijang yang dikendarai pria yang diduga berselingkuh itu.
Setelah berhasil menghentikan laju mobil yang menjadi incaran ibu dan anak itu, petugas PJR lalu menyerahkan masalah itu kepada polisi lantas yang sedang mengatur lalu lintas di lokasi.
Kronologi itu dipaparkan untuk menjelaskan video viral yang sempat diunggah akun @plglipp.
Baca Juga: Jahat! Pemuda Pengangguran Situbondo Cabuli Bocah SMP Lalu Rekam dan Sebar Video ke Medsos
"Terkait video yang Sudah Beredar di medsos @plglipp Dapat kami jelaskan disini kronologis kejadiannya bahwa Patroli Pjr Ditlantas Polda Sumsel Yang dikemudikan Oleh Aiptu Indri ketika Melintas di Lampu merah Fly over Polda kendaraannya diketuk2 seorang Wanita (Ibu dan Anak) yang meminta bantuan untuk memberhentikan kendaraan Kijang Kapsul berwarna silver dikarenakan di dalam kendaraan tersebut Bapaknya diduga membawa seorang wanita. Setelah dapat diberhentikan, selanjutnya petugas PJR menyerahkan masalah tersebut ke Anggota Satlantas Polrestabes Palembang yang sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas di wilayah tsb. Demikian penjelasan dari kami semoga Masyarakat dapat memahaminya dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam berkomentar.. Terimakasih," demikian keterangan dalam akun @rtmc_ditlantaspoldasumsel.
Kontributor : Muhammad Indian Rais
Berita Terkait
-
Apes, Dipakai Mudik Mobil Daihatsu Xenia Malah Rusak Kena Ledakan Balon Udara
-
Jago Nanjak dengan Mobil FWD? Ini Rahasianya
-
Sirajuddin Mahmud Beberkan Kondisi Zaskia Gotik Usai Lahiran Anak Ketiga
-
Nama Anak Ketiga Zaskia Gotik Dibocorkan Dokter, Inisialnya A
-
Desainer Kondang, Intip Penampilan Anak Tunggal Prabowo Sowan ke Rumah Megawati
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen