SuaraKaltim.id - Beberapa konser sudah bisa digelar usai pandemi Covid-19 dinyatakan sebagai endemi. Di Benua Etam sendiri, konser-konser sudah bisa digelar di kota-kota besarnya. Seperti di Samarinda dan Balikpapan.
Untuk diketahui, baru-baru ini band Noah mendatangi Kota Tepian. Konser tersebut digelar pada 8 Oktober 2022 di mana lokasinya di Samarinda Convention Hall.
Beredar di akun media sosial (Medsos) deretan harga tiket konser Noah tersebut. Mulai dari Rp 220 ribu untuk presales festival B, Rp 275 ribu untuk festival B, Rp 330 ribu untuk presales festival A, Rp 385 ribu untuk festival A, Rp 1.650.000 untuk VIP perorangan, dan Rp 11 juta 7 seats untuk kelas VIP.
Harga-harga tersebut diunggah di salah satu akun informasi lokal, @beritaterkinismr. Admin dari akun itu lantas membuat kolase foto antara harga tiket dengan tersebut dengan penampakan Kota Samarinda.
"Sugih Banar Orang Samarinda, Nukar Tiket 11 Juta Gin Bisa (Kaya banget orang Samarinda, beli tiket Rp 11 juta juga bisa)," tulis admin di foto yang ia unggah, dikutip Senin (10/10/2022).
Admin akun tersebut juga memberikan keterangan lain di unggahannya. Ia menegaskan soal habisnya tiket seharga Rp 11 juta tersebut.
"Sold Out," tegasnya.
Tanggapan warganet
Warganet yang melihat unggahan itu lantas ramai memberikan tanggapan. Banyak dari mereka yang menyinggung soal banyaknya orang kaya di Samarinda.
Baca Juga: Viral Perjuangan Kurir Antar Barang Pelanggan ke Pelosok Lebak, Antar Paket ke Sebenrang Sungai
"Jangan salah min orang samarinda bediam tapi banyak duitnya," ucapnya.
"Konser rame, brati ekonomi kita sedang baik baik saja...," tuturnya.
"11 jt buat 7 orng min ," lugasnya.
"Murah 11jt 7 orang daripada vip perorangannya min ," sahutnya.
"Kira kira ada ga ya yang dulu ikut demo kenaikan bbm terus sekarang beli tiket ini," singgungnya.
"Maaf min lah Mun di borong VIP nya ," celetuknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas