SuaraKaltim.id - Seorang pria tega membacok rekannya hingga tewas lantaran masalah sepele. Yah, tindakan keji itu dilakukan AM (47) kepada AA (54). AM sendiri adalah warga Samarinda.
Alasan keduanya bertikai berawal dari pelaku AM mengejek korban AA dengan kalimat yang menyebutkan bahwa AA mengalami gangguan jiwa. Ucapan ejek itu dilontarkan karena AA selalu bawa parang.
"Penyebabnya tersinggung korban diejek," ujar Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (8/10/2022).
"Saat ketemu, pelaku menyinggung korban yang berperilaku aneh lantaran membawa golok," imbuhnya.
Pertikaian itu terjadi di Jalan Bung Tomo, Gang Tepian, Kelurahan Baqa, Samarinda pada Kamis (6/10/2022). Menurutnya, saat itu AA sempat jengkel dengan ejekan yang dilontarkan oleh AM tetapi ia memilih pulang.
"Dari perkataan pelaku saat ini, 'wah, ini kumat lagi kayaknya'. Setelah perkataan itu korban sempat jengkel tapi langsung pulang," sambungnya.
Tidak sampai di situ, AA dan AM kembali bertemu di lokasi yang sama. Ejekan yang sama pun dilontarkan oleh AM.
AA yang saat itu masih memegang parang tersulut emosi dan mengejar AM. Perkelahian antar keduanya pun terjadi. AA pun berhasil menyabet AM dengan parangnya.
"Pelaku kembali mengejek korban, karena tidak terima akhirnya korban mengejar pelaku dan langsung menyabet pelaku hingga mengenai tangan," terangnya.
Baca Juga: Terjebak Banjir Bandang, 3 Siswa MTsN Meninggal Dunia
Sementara itu AM sempat membalas dengan melukai AA dengan menggunakan balok. Selanjutnya, parang yang dibawa AA berhasil direbut pelaku dan berbalik menyerang korban.
"Parangnya direbut oleh pelaku, terus dibacok lah korban, di bagian dada dan kepala," papar Ary.
Korban Meninggal di Rumah Sakit
AA mengalami luka parah akibat perkelahian tersebut dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun pada keesokan harinya nyawa AA tidak dapat diselamatkan.
"Korban meninggal di rumah sakit, setelah mendapat perawatan sehari setelah kejadian," bebernya.
Atas kejadian itu, polisi kemudian menangkap AM di kediamannya pada yang sama saat kejadian. Barang bukti berupa parang milik korban turut disita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng