SuaraKaltim.id - Stok vaksin di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kekosongan, sehingga banyak warga yang kesulitan yang ingin mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.
Apa penyebab kosongnya stok vaksin di Kalsel, hal ini dikarenakan banyaknya vaksin yang expired alias masa kedaluwarsa berakhir.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kalsel dr Diauddin mengatakan, bahwa kekosongan vaksin ini tidak hanya terjadi di Kalsel, namun di seluruh Indonesia.
“Kita kemarin dapat dari alokasi provinsi lain sebanyak 650 dosis yang dibagi ke Banjarmasin dan Banjarbaru,” katanya, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Jumat (21/10/2022).
Baca Juga: Target 2030 Eliminasi Penyakit, Menkes Ungkap Vaksin TBC Siap Uji Klinis Tahap Ketiga
Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat akan ada 1.000 dosis yang akan datang. Namun, pihaknya belum mengetahui pasti kapan stok vaksin akan didistribusikan.
“Kalau sudah ada yang seribu ini secepatnya untuk vaksin, jangan menunggu vaksinnya habis lagi baru ingin vaksin,” imbuhnya.
Dilanjutkan dr Dia kekosongan stok vaksin ini bukan habis dipakai melainkan banyak yang expired.
“Kekosongan ini kalau dicatat bukan karena kita kehabisan, kemarin sempat expired karena sudah tidak ada yang vaksin,” akunya.
Dirinya pun berharap agar masyarakat ketika datang stok vaksin bisa sesegera mungkin untk bervaksin.
Baca Juga: Tim Satuan Tugas COVID-19 Melaporkan 171,71 juta Orang Menerima Vaksin Kedua
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Oknum TNI AL Diduga Bunuh Jurnalis di Kalsel, Legislator PKS Desak PTDH
-
Jurnalis Perempuan Diduga Dibunuh Oknum TNI AL, Menteri PPPA: Hukum Seberat-beratnya
-
Desak TNI Pembunuh Jurnalis di Kalsel Dihukum Berat, TB Hasanuddin: Jangan Ada Impunitas!
-
Mabes TNI Buka Suara, Kasus Pembunuhan Jurnalis Juwita akan Dibongkar Tuntas
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN