Banyak biaya yang sudah dikeluarkan oleh warga Giring-giring. Misalnya untuk homestay, pemilik bahkan sudah membeli sprei hingga kasur baru. Demi kenyamanan pengunjung.
“Ini sudah jadi jeritan warga Kecamatan Biduk-biduk. Kami sangat menyayangkan ini,” lanjutnya.
Dihubungi terpisah, Ketua DPK KNPI Kecamatan Biduk-biduk, Khairul Razikin juga kecewa dengan keputusan PB-Porprov VII Kaltim 2022.
Apalagi dengan banyaknya cabor yang dipertandingkan di Biduk-biduk juga akan berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Misalnya saja menggenjot perkembangan wisata di Biduk-biduk.
“Banyaknya cabor dipertandingkan, berarti akan semakin banyak kontingen yang datang ke Biduk-biduk. Alasan akses jalan dan jembatan bukan alasan yang konkret,” ungkap Irul.
DPK KNPI Biduk-biduk pun berharap ada pertimbangan kembali dari PB PORPROV. Ke depan, pihaknya akan coba berkomunikasi dengan pihak kecamatan terkait dialihkannya tempat pertandingan cabor dari Biduk-biduk ke Derawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Peserta Haji Kaltim yang Wafat Tahun Ini Meningkat Akibat Cuaca Ekstrem
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker di Singapura
-
Layanan BRImo Makin Diapresiasi Nasabah, Buka Rekening Makin Mudah
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia
-
Perkuat Akses Hunian Terjangkau, BRI Optimalkan Pembiayaan Perumahan hingga Pelosok Negeri