SuaraKaltim.id - Warga yang tewas akibat mengamuk dan memecahkan dua kaca di Berbas Pantai dikenal pribadi yang baik. Kejadian itu membuat warga yang tinggal di RT 15, Kelurahan Berbas Pantai mengalami duka yang mendalam.
Berdasarkan penelusuran jaringan media ini, saat mendatangi lokasi kejadian ternyata tidak jauh dari tempat tinggal I (28). Kejadian awalnya pada Minggu (30/10/2022) sekira pukul 06.30 WITA pagi tadi.
Pemuda berusia 28 tahun itu membawa senjata tajam (Sajam) badik dikedua tangannya. Ketua RT 20 Burhanuddin mengatakan, kejadian itu persis berada di belakang rumahnya.
Kejadian awal dirinya tidak mengetahui persis. Karena, usai menjalankan salat Subuh dirinya beristirahat dan terbangun saat mendengar teriakan warga sekitar.
"Dia dikenal baik. Tinggalnya di RT 15 ditempat orang tuannya tidak jauh dari TKP ini hanya bersebelahan gang saja," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Mulanya, ia baru pulang dari salah satu cafe yang berada di dekat Mangrove sembari bernyanyi-nyanyi. Sehari-hari ia merupakan buruh harian lepas yang mengerjakan apa saja, termasuk bangunan.
Kemudian, ia berteriak dan mengamuk sambil membawa dua sajam. Warga lantas tidak ada yang berani menenangkan karena takut diserang.
Setelah itu, di salah satu rumah ia memecahkan dua kaca. Pecahan kaca pertama tidak terluka. Kemudian, saat kedua kalinya dengan tangannya ia memukul kaca sehingga menyebabkan pendarahan.
"Hingga tergeletak tidak ada yang berani mengevakuasi karena takut. Jadi tandon saya dulu ditusuk baru dua kaca rumah depan," sambungnya.
Baca Juga: Marahan dengan Pacar di Jalanan, Bn Ngamuk Sampai Ancam Pengendara Lain
Berselang beberapa lama, baru ada warga yang memboyong korban untuk dibawa ke RS Amalia. Sempat dibawa namun nyawa korban tidak dapat ditolong karena pendarahan hebat.
Saat kejadian pun pemilik rumah yang dihancurkan kacanya juga sedang berada di dalam. Tetapi, tidak diketahui jelas apa penyebabnya sehingga pemuda itu mengamuk.
Dikatakan Burhanuddin begitu saja pemuda itu mengamuk. Dirinya juga tidak gamblang apakah pria itu dalam kondisi mabuk atau tidak.
Mendiang I pun sudah disemayamkan dan akan dikebumikan setelah dishalatkan di Masjid As-Syuhada. Puluhan warga juga terlihat menghantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya.
"Warga juga yang evakuasi menggunakan mobil pribadi. Sempat sampai di RS baru dia meninggal. Jadi saya dapat kabar dan memberitahu keluarganya," ungkapnya.
Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri mengatakan, pemuda yang meninggal itu di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Balita di Samarinda Meninggal Sesak Napas saat Kabut Asap Karhutla
-
Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik
-
BRI Peduli Hadirkan Jembatan Gantung untuk 7.000 Warga Desa Kemang Cianjur
-
BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen
-
90 Penerbangan di Bandara Sepinggan Balikpapan Terganggu Kabut Asap Karhutla