SuaraKaltim.id - Gegara tegur seorang pemotor ngebut, seorang pria di Samarinda jadi korban penganiayaan dan penikaman oleh tiga pria lainnya.
Peristiwa itu tepatnya terjadi di Jalan Agus Salim, Gang I, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota pada Jumat (28/10/2022) kemarin, sekira pukul 14.00 Wita.
Meski dianiaya oleh para pelaku yakni Ansari (35), Selamat (37) dan Hamliyani (40), beruntung nyawa korban masih terselamatkan meski menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda.
Dijelaskan Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Kota, AKP Jajat Sudrajat didampingi Kanit Reskrim, Iptu Fahrudi bahwa kejadian awal bermula saat pelaku Hamliyani mengendarai sepeda motor dan melintasi jalanan di Gang I.
Saat melintas, Hamliyani diduga memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dan ditegur oleh korban yang sedang duduk dipinggir badan jalan.
“Jadi saat itu korban ini langsung menegur pelaku Hamliyani, karena pelaku masuk gang (menggunakan motor) itu laju-laju. Jadilah ditegur. Kemudian pelaku ini ternyata tidak terima, akhirnya dia pergi dan memberitahu temannya yang lain (Selamat dan Ansari),” tuturnya, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (3/11/2022).
Setelah memberitahu kedua temannya, pelaku Hamliyani bersama Selamat dan Ansari lantas kembali mendatangi Gang I. Tempat di mana korban menegur pelaku Hamliyani dan membuatnya sakit hati.
“Setelah berkumpul ketiga pelaku langsung mendatangi korban kemudian langsung cabut badik dan menikam korban yang kena dibagian perut,” tambah Iptu Fahrudi.
Korban yang kaget dengan serangan mendadak Hamliyani beruntung bisa langsung melarikan diri. Meski perutnya sempat menerima tikaman sajam jenis badik yang dibawa pelaku.
Baca Juga: Bikin Penghuni Tenang, Buronan Kasus Penganiayaan di Kamar Kos di Sukabumi Diciduk Polisi
Melihat korban berusaha kabur, dua pelaku lainnya langsung mengejar. Begitu juga dengan Hamliyani. Namun korban benar-benar beruntung dan bisa menyelamatkan nyawanya dari tiga pelaku.
“Jadi korban ini satu kali kena tikam dibagian perutnya. Kejadian itu juga terekam CCTV milik warga sekitar sehingga tim dengan cepat melakukan proses identifikasi pelaku,” terangnya.
Dengan luka menganga diperut, korban dengan cepat ditolong warga dan rekannya untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara satu rekan korban bernama Siti (35) melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian setempat.
Tak berselang lama dari waktu kejadian, ketiga pelaku dengan berhasil diringkus petugas kepolisian dan dikeler untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari tangan ketiganya, polisi mengamankan barang bukti berupa dua sajam jenis badik dan satu gergaji besi.
Selain itu dari pemeriksaan lebih lanjut juga Iptu Fahrudi memastikan kalau ketiga pelaku tidak pernah terkena jeratan hukum alias residivis. Namun ketiganya dipastikan adalah preman di kawasan setempat yang kerap mengganggu ketertiban bermasyarakat.
“Sekarang ketiga pelaku sudah resmi kami tetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 170 KUHP dan ancaman kurungan maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim