SuaraKaltim.id - Seribu dosis vaksin jenis Pfizer ludes habis tersalurkan selama 2 hari ini di Bontang. Walhasil, pelayanan vaksinasi di Stadion Bessai Berinta kembali dihentikan sementara.
Pemberhentian sementara itu hingga waktu yang belum ditentukan. Sampai pasokan vaksin kembali tersedia.
Dari pantauan, selama 2 hari kemarin paling tidak ratusan warga mengantre untuk mendapatkan vaksin. Baik itu dosis pertama, kedua, dan ketiga.
Kepala Seksi Surveilans, Imunisasi, Wabah dan Bencana Dinkes Bontang Adi Permana mengatakan, sudah mengusulkan sebanyak 3,5 ribu dosis kepada Provinsi dan Kemenkes.
"Sudah habis tersalurkan. Stok kemarin terbatas. Baru peminatnya tinggi, kondisi lapangan sangat krodit kita tunggu pasokan selanjutnya," ucapnya saat dikonfirmasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (4/11/2022).
Ia melanjutkan, tingginya permintaan diakibatkan satu bulan lalu stok tidak tersedia. Makanya saat tiba dengan stok yang terbatas, langsung diserbu masyarakat.
Sementara, pelayanan hanya diperuntukkan penerima vaksin Pfizer baik itu untuk booster, dosis pertama, dan kedua.
Sementara bagi penerima vaksin Covovax dan Sinopharm masih harus menunggu jenis vaksin booster nya. Pemerintah Pusat tengah mempersiapkan pasokan distribusi jenis vaksin Zivivax.
"Kalau minggu depan yang datang baru Pfizer. Jadi untuk yang Covovax dan Sinopharm masih harus bersabar," pungkasnya.
Baca Juga: Driver Ojol di Bontang Digratiskan Bayar Pajak Kendaraan, Catat Batas Waktunya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu