SuaraKaltim.id - Pelaku Ojek Online (Ojol) di Bontang mendapat kebijakan digratiskan biaya perpanjangan STNK sejak Oktober lalu. Pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) itu diberikan khusus untuk motor roda dua.
Baik itu bagi mereka yang berada di Grab, Nujek, dan Bonjek. Hal itu disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Bapenda Kaltim Wilayah Bontang, Syarifah Asfihaini.
Dia mengatakan, keringanan itu imbas dari kenaikan harga BBM subsidi. Pelaksanaan ditarget selesai pada Desember nanti.
Sebulan berlangsung para ojol disebut tertib mendatangi Samsat. Tujuannya tak lain untuk memperpanjang STNK.
"Yang digratiskan hanya PKB saja. Sementara untuk administrasi tetap dibayarkan. Setelah itu diterbitkan STNK baru baik yang tahunan atau yang 5 tahun," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022).
Selanjutnya, selain mereka para driver ojol yang menggunakan motor. Para sopir angkot juga mendapat perilaku yang sama.
Namun, dia menegaskan, batas akhir hanya sampai bulan depan saja. Selain itu, Samsat Bontang juga memiliki program relaksasi bagi kendaraan biasa untuk taat membayar pajak.
Dia melanjutkan, bagi mereka yang tertib membayar sebelum jatuh tempo akan mendapat diskon hingga 4 persen.
Bahkan katanya, ada banyak program lain untuk bisa meningkatkan kesadaran warga biar taat membayar pajak. Khususnya untuk masyarakat Kota Taman.
Baca Juga: Amanda Manopo Mengeluh, Hanya Untuk Pesan Makanan Sampai Habiskan Rp 250 Juta
"Ada banyak program untuk meningkatkan kesadaran membayar pajak kendaraan oleh masyarakat Bontang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu