- Cadangan gas raksasa ditemukan di Cekungan Kutai, Kaltim.
- Pemprov membidik jatah Participating Interest (PI) 10 persen.
- Dinas ESDM Kaltim ingin PI untuk pengelolaan temuan gas itu.
SuaraKaltim.id - Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) membidik jatah Participating Interest (PI) 10 persen perihal penemuan cadangan gas raksasa di Sumur Geliga, Wilayah Kerja Ganal di Cekungan Kutai.
Meski secara kewenangan dari pusat, Dinas ESDM Kaltim tetap menginginkan PI untuk pengelolaan temuan gas tersebut.
"Di Blok Geliga itu sekitar 5 triliun kaki kubik gas, kemudian di Blok Gula sekitar 2 triliun kaki kubik gas. Selain itu, di dua blok tersebut juga ditemukan sekitar 375 juta barel kondensat," kata Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, Sabtu (25/4/2026).
Melansir Kaltimtoday--jaringan Suara.com, penemuan ini memiliki potensi sumber daya gas sekitar triliunan kaki kubik (Tcf) serta ratusan juta barel kondensat.
Bambang menilai, temuan cadangan gas raksasa itu adalah hal yang luar biasa, apalagi Indonesia khususnya Kaltim, saat ini juga mengalami tantangan terhadap kedaulatan energi ke depannya.
"Tapi memang perlu dipahami, lokasi temuan ini berada di atas 12 mil laut, jadi secara kewenangan itu bukan sepenuhnya milik Provinsi Kalimantan Timur," tuturnya.
Namun demikian, pihaknya tetap berharap Kaltim bisa mendapatkan PI sebesar 10 persen.
Apalagi kalau dilihat, seluruh infrastruktur itu arahnya ke Kalimantan Timur, jalurnya juga banyak yang melalui wilayah Kaltim.
"Jadi itu juga menjadi dasar kenapa kita berharap ada keterlibatan daerah melalui PI," tambahnya.
Ia menambahkan, sudah ada penawaran dari SKK Migas untuk PI Kaltim sendiri. Terlebih, dua blok yang dimaksud masuk dalam Wilayah Kerja (WK) Ganal, sebuah area eksplorasi migas strategis yang baru-baru ini mencatatkan temuan gas raksasa tersebut.
"Blok Geliga dan Blok Gula ini memang ada di WK Ganal. Saat ini masih dalam proses pembahasan," imbuhnya.
Sebagai informasi, cadangan gas raksasa baru itu ditemukan oleh perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Italia ENI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit