Bella
Jum'at, 11 November 2022 | 19:46 WIB
Ilustrasi Covid-19 - Gejala Covid Subvarian XBB (Freepik.com/pikisuperstar)

SuaraKaltim.id - Covid-19 masih membayangi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.

Kasus positif kasus COVID-19 di sejumlah wilayah di Kaltim cenderung meningkat ditandai dengan penambahan kasus positif sebanyak 158 orang.

Tambahan kasus positif covid-19 sebanyak 158 orang itu tersebar di sembilan Kabupaten dan Kota dengan rincian di Berau 17 kasus, Kutai Barat 18 kasus, Kutai Kartanegara 21 kasus, PPLN 1 kasus, Kutai Timur 10 kasus.

Selanjutnya, di Paser 6 kasus, Penajam Paser Utara 4 kasus, Balikpapan 58 kasus, PPLN 1 kasus, Bontang 10 kasus dan Samarinda 11 kasus, PPLN 1 kasus.

Sementara itu, Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, mengungkapkan 158 kasus sembuh dari COVID-19 diketahui lebih tinggi dibandingkan terkonfirmasi yaitu sebanyak 208 kasus,

Temuan kasus sembuh terjadi di Berau 8 kasus, Kutai Kartanegara 37 kasus, Kutai Timur 24 kasus, Paser 5 kasus, Balikpapan 124 kasus, Bontang 3 kasus dan Samarinda 7 kasus.

"Untuk kasus meninggal dunia bertambah dua kasus tersebar di Balikpapan 1 kasus dan Bontang 1 kasus," katanya melansir Antara pada Jumat (11/11/2022)

Dengan demikian, akumulasi kasus positif COVID-19 di wilayah Kaltim sebanyak 212.680 kasus, meninggal dunia 5.760 kasus dan sembuh 205.503 kasus.

"Untuk pasien yang masih menjalani perawatan baik isolasi maupun di rumah sakit di Kaltim berjumlah 1.417 kasus," kata Andi.

Baca Juga: Mau Nonton Konser Bebas dari Risiko Infeksi Covid-19, Epidemiolog Sarankan Jaga Jarak 1 Meter

Guna menekan laju penyebaran virus corona, Pemerintah Daerah terus mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan 3M untuk mencegah penularan corona, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Andi berharap dalam situasi yang terus mengalami lonjakan tersebut, masyarakat diminta tidak lalai dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Kami ingatkan pandemi ini belum berakhir, tetap waspada dan selalu jaga kesehatan," kata Andi. (Antara)

Load More