SuaraKaltim.id - Covid-19 masih membayangi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Timur.
Kasus positif kasus COVID-19 di sejumlah wilayah di Kaltim cenderung meningkat ditandai dengan penambahan kasus positif sebanyak 158 orang.
Tambahan kasus positif covid-19 sebanyak 158 orang itu tersebar di sembilan Kabupaten dan Kota dengan rincian di Berau 17 kasus, Kutai Barat 18 kasus, Kutai Kartanegara 21 kasus, PPLN 1 kasus, Kutai Timur 10 kasus.
Selanjutnya, di Paser 6 kasus, Penajam Paser Utara 4 kasus, Balikpapan 58 kasus, PPLN 1 kasus, Bontang 10 kasus dan Samarinda 11 kasus, PPLN 1 kasus.
Sementara itu, Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, mengungkapkan 158 kasus sembuh dari COVID-19 diketahui lebih tinggi dibandingkan terkonfirmasi yaitu sebanyak 208 kasus,
Temuan kasus sembuh terjadi di Berau 8 kasus, Kutai Kartanegara 37 kasus, Kutai Timur 24 kasus, Paser 5 kasus, Balikpapan 124 kasus, Bontang 3 kasus dan Samarinda 7 kasus.
"Untuk kasus meninggal dunia bertambah dua kasus tersebar di Balikpapan 1 kasus dan Bontang 1 kasus," katanya melansir Antara pada Jumat (11/11/2022)
Dengan demikian, akumulasi kasus positif COVID-19 di wilayah Kaltim sebanyak 212.680 kasus, meninggal dunia 5.760 kasus dan sembuh 205.503 kasus.
"Untuk pasien yang masih menjalani perawatan baik isolasi maupun di rumah sakit di Kaltim berjumlah 1.417 kasus," kata Andi.
Baca Juga: Mau Nonton Konser Bebas dari Risiko Infeksi Covid-19, Epidemiolog Sarankan Jaga Jarak 1 Meter
Guna menekan laju penyebaran virus corona, Pemerintah Daerah terus mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan 3M untuk mencegah penularan corona, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Andi berharap dalam situasi yang terus mengalami lonjakan tersebut, masyarakat diminta tidak lalai dalam menjalankan protokol kesehatan.
"Kami ingatkan pandemi ini belum berakhir, tetap waspada dan selalu jaga kesehatan," kata Andi. (Antara)
Berita Terkait
-
Mau Nonton Konser Bebas dari Risiko Infeksi Covid-19, Epidemiolog Sarankan Jaga Jarak 1 Meter
-
Peluang Ekspor Terbuka Lebar, Pemprov Kaltim Tingkatkan Produksi Kepiting Bakau di Anggana
-
Sebanyak 48 Persen Kasus COVID-19 Subvarian Omicron XBB Terdeteksi di Batam
-
Antrean Panjang Truk di SPBU Bontang, Welly Sebut Berasal dari Luar Daerah
-
Waduh, Kasus Covid-19 XBB Telah Menyebar di Tanah Air, Tercatat 48 Sudah Terpapar
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim