"Apakah sangat urgent? Mobil dinas? Tu Pak fikirkan bagaimana Guru di pelosok yang mencerdaskan bangsa.. Boro2 mobil motor aja kadang2 butut...," ucapnya.
"Nah tuh 1 unit ada yang lecet punya kel gunung lingai," katanya.
"Mau minta surat keterangan dtg jam 8, belum ada org, baru pada dtg jam 9.30 absen, slesai n di proses jam 11 siang. "DENGAN KERJANYA TDK MENGENAL JAM KANTOR" .," lugasnya.
"UANG ESENTIF GURU di belikan mobil lurah wkwkwk, ," sindirnya.
"GAK SESUAI SAMA KERJA NYA. MASIH BANJIRRRRRRRR," sahutnya.
"Lurah dipermudah saprasnya, guru dipersulit insentifnya," sambungnya.
"Lubang jalan di mana², banjir blum juga ada solusinya, guru di pelosok masih pake motor butut bahkan jalan kaki buat bisa ngajar. Lah..., Ini malah ngasih camat dan lurah mobil, jam kerja aja masih molor. Nnti abis ni alasannya kena macet mobilnya makannya telat smpe kantor Hahaha," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas