SuaraKaltim.id - Pelaku pencurian motor di Masjid Al-Hijrah, Tanjung Laut, Bontang Selatan pada Rabu (21/12/2022) dini hari lalu justru dilepaskan pihak kepolisian. Hal itu dilakukan karena alasannya, ada kesepakatan damai antara pelaku dan korban.
Kapolsek Bontang Selatan Iptu Abdul Khoiri mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan. pelaku Si (24) memberikan keterangan ngawur. Usut punya usut Si membawa kabur motor itu saat dalam kondisi mabuk.
"Tidak ditahan karena sudah didamaikan. Memang pelaku itu tidak sadar saat membawa motor korban dan ditinggal begitu saja di pinggir jalan," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (23/12/2022).
Apalagi korban tidak keberatan jika persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Orang tua pelaku yang berdomisili di Kelurahan Tanjung Laut Indah pun sudah dipanggil.
Berdasarkan keterangan pelaku, dia benar-benar khilaf dan kondisi saat mengambil motor sedang tidak sadar. Karena pengaruh minuman keras oplosan.
"Jadi kami tempuh mediasi saja. Pelaku diminta membuat surat pernyataan tidak mengulangi kesalahannya," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Si diamankan oleh polisi di simpang 3 Kelurahan Berebas Tengah. Ia terlebih dahulu diamankan oleh warga karena baru saja mengamuk di salah satu distro.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino