SuaraKaltim.id - Benua Etam didapuk sebagai lokasi pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2023. Ketua Panitia Pelaksana Rapimnas sekaligus Wasekjen PII Hetifah Sjaifudian mengatakan, beberapa menteri bakal hadir di agenda besar tersebut.
Seperti, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang dijadwalkan bakal membuka acara tersebut. Lalu, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Perwakilan Otorita IKN.
"Rapimnas PlI yang akan digelar di Hotel Novotel Balikpapan pada 20 - 22 Januari 2023 ini, juga dihadiri oleh Gubernur Kaltim, Ir Isran Noor dan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud," katanya, dilansir dari rilis yang diterima, Rabu (18/01/2023).
Menurut politisi Partai Golkar ini, Kalimantan Timur (Kaltim) dipilih sebagai lokasi pelaksan Rapimnas lantaran sesuai dengan temanya. Di mana mengusung tema pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).
"Kaltim telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Kaltim dan juga Pemerintah Kota Balikpapan. Kami menyampaikan terima kasih atas partisipasi berbagai pihak untuk mensukseskan Rapminas PII," ucapnya.
Dia juga menyatakan, selain Rapimnas PII, para delegasi juga bakal mengunjungi beberapa lokasi di IKN Nusantara nanti. Mulai dari Titik Nol IKN smapai kawasan Istana Negara.
"Rencananya, para delegasi akan mengunjungi Titik Nol IKN Nusantara, permukiman pekerja, serta kawasan istana negara," jelasnya.
Ketua Umum (Ketum) PII, Danis Hidayat Sumadilaga juga ikut memberikan tanggapan. Ia menambahkan, Rapimnas bakal diikuti sebanyak 500 peserta.
Mereka terdiri dari pengurus wilayah dan cabang PII dari berbagai daerah, juga Badan Kejuruan (BK). BK meliputi teknik sipil, teknik industri, teknik elektro, teknik mesin, kewilayahan dan perkotaan, teknik arsitektur, teknik fisika, teknik geodesi.
Selanjutnya, teknik informatika, teknik kebumian dan energi, teknik kehutanan, teknik kimia, teknik lingkungan, teknik material, metalurgi, teknik perkeretaapian, teknik perminyakan dan geothermal, teknik pertambangan, teknik pertanian. teknik peternakan, teknologi kedirgantaraan, dan teknologi kelautan.
Ia melanjutkan, selain kegiatan Rapimnas, PII akan menggelar Engineering Exhibition yang diikuti dunia usaha, BUMN dan juga Perguruan Tinggi. PII mengundang segenap warga Balikpapan dan sekitarnya termasuk pelajar dan mahasiswa untuk menghadiri pameran yang akan diselenggarakan di Novotel Hotel Balikpapan.
"Kami sangat berharap Rapimnas PII menghasilkan terobosan pemikiran dan inovasi dari kalangan insinyur sekaligus memberikan kontribusi nyata dari para insinyur dari berbagai bidang keahlian kepada pembangunan IKN Nusantara" lugasnya, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Peringatan Keras untuk Diet Anggaran
-
Hubungi Nomor Call Center 133 Jika Pengguna Jalan Alami Kondisi Darurat