SuaraKaltim.id - Kritik para dewan Bontang yang menyoroti kondisi dinding penahan tanah atau retaining wall Bontang Citimall (BCM) yang nyaris ambruk ditanggapi santai Wali Kota Bontang Basri Rase.
Orang nomor satu di Bontang itu mengatakan, rekomendasi agar BCM dibuka lebih dini diteken oleh dirinya. Alasannya karena pemerintahannya ramah dengan investasi, apalagi seperti pusat perbelanjaan.
"Iya memang kita beri rekomendasi lebih awal. Karena BCM itu bentuk kebanggaan masyarakat Bontang," tuturnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com Rabu (05/04/2023).
Lebih lanjut, sampai saat ini, ia mengaku belum mendapat laporan dinding penahan tanah di BCM nyaris ambruk. Ia menilai, lokasi yang longsor itu tidak satu kesatuan dengan bangunan gedung utama.
Walaupun, lokasinya persis di pintu masuk parkir bawah BCM. Katanya, persoalan ini tak perlu dibesar-besarkan. Seolah-olah mencari kesalahan. Dirinya tidak ingin justru investor kabur dengan sikap atau komentar miring dari segelintir orang.
"Tidak perlu khawatir lah kan terpisah dari bangunan gedung. Itu kalau dari (foto yang ditunjukkan) hanya pagar. Biasa saja tidak usah dipersoalkan," sambungnya.
Diakhir ia juga menyebutkan, banyak dampak positif bagi masyarakat. Baik soal ketenagakerjaan, pemberian kesempatan bagi kelompok UMKM untuk memutar roda perekonomian mereka.
"Buat lah berita yang sejuk. Kan semua lagi berproses. Kalau ada yang dinilai kurang baik pasti BCM kami minta segera diselesaikan," pungkasnya.
Baca Juga: Dukung Regenerasi, Ajang Kompetisi Panjat Dinding Outdoor Bouldering Cup Sukses Digelar
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA