SuaraKaltim.id - Ayu Febriani adalah seorang korban perdagangan manusia. Wanita 26 tahun itu mengaku dirinya berasal dari Bontang.
Dia diculik dan dijual ke Suriah. Hal itu terjadi sejak satu tahun ke belakang. Sepupu Ayu, Ika namanya mengaku, sempat melarang Ayu untuk bekerja di luar negeri.
Alasannya, Ika merasa khawatir lantaran untuk bekerja di luar negeri perlu ada kehati-hatian dan mawas diri yang tinggi. Siapa sangka, perasaan ragu itu benar. Untuk bisa mengetahui kondisi sepupunya itu, Ika membutuhkan waktu yang lama.
Karena, ternyata dari agen penyalur mengirim Ayu ke Turki. Sesampainya di sana hampir sebulan hilang kontak.
Saat satu bulan selanjutnya baru menerima kabar, Ayu bukan berada di Turki. Melainkan berada di Suriah.
"Setelah keberangkatan keluarga sempat kesulitan mendapat informasi keberadaan Ayu. Sampai satu momen saya mendapat pesan singkat kalau keluarganya dijual ke negara Konflik," kata Ika saat dikonfirmasi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (09/04/2023).
Lebih lanjut, Ayu sempat bercerita kalau dirinya bisa pulang ke Bontang. Namun, dia harus menebus biaya Rp 100 juta lebih.
Ika mengatakan, dia dan keluarga tak memiliki uang untuk menebus kepulangan Ayu. Bahkan, saat ditebus belum tentu Ayu bisa bebas.
Saat ini kondisi Ayu di Suriah cukup membatinnya. Karena Ayu harus bekerja hingga di luar jam yang seharusnya dipakai untuk beristirahat.
Baca Juga: Jurus Mahfud MD Bongkar Beragam Modus Perdagangan Orang, Datangi Langsung Lokasinya
"Kami cuman bisa berkomunikasi secara singkat. Dia sudah mjnta pulang terus. Kita juga bingung mau minta bantuan sama siapa," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini