SuaraKaltim.id - Sepanjang Mei 2023, Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami kenaikan indeks konsumen (IHK) atau inflasi 0,20 persen, dengan sumbangan inflasi tertinggi dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang inflasi sebesar 1,31 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Yusniar Yuliana Nababan belum lama ini. Dia mengatakan, penyumbang inflasi tertinggi kedua ialah dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
"Yakni sebesar 0,40 persen, disusul kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,24 persen," ujarnya, melansir dari ANTARA, Selasa (06/06/2023).
Berikutnya, andil dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga dengan inflasi 0,20 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen, lantas kelompok kesehatan, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya, serta kelompok pendidikan mengalami inflasi masing-masing 0,06 persen.
Sebaliknya, dia melanjutkan, kelompok yang mengalami penurunan indeks harga adalah kelompok transportasi yang turun 1,98 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga minus 0,13 persen.
"Sedangkan untuk kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, pada Mei 2023 relatif tidak terjadi perubahan," ucapnya.
Dia menuturkan, inflasi Kaltim pada Mei yang sebesar 0,42 persen tersebut jika dirinci menurut dua kota yang dijadikan patokan IHK, maka Kota Samarinda mengalami inflasi sebesar 0,11 persen dan di Kota Balikpapan terjadi inflasi sebesar 0,33 persen.
Sedangkan untuk inflasi tahun kalender pada Mei 2023, maka di Samarinda terjadi sebesar 1,48 persen, kemudian pada periode yang sama dua tahun sebelumnya, yaitu tahun 2021 mengalami inflasi sebesar 1,07 persen dan tahun 2022 mengalami Inflasi 2,83 persen.
Untuk inflasi tahun kalender di Balikpapan pada Mei 2023 sebesar 2,13 persen, kemudian pada 2021 tercatat mengalami inflasi sebesar 0,74 persen dan tahun 2022 mengalami inflasi sebesar 3,28 persen.
Baca Juga: Alhamdulilah! BPS Umumkan Inflasi RI Makin Jinak
"Inflasi tahun ke tahun Kota Samarinda Mei 2023 sebesar 3,85 persen, pada periode yang sama dua tahun sebelumnya yaitu tahun 2021 dan tahun 2022 masing-masing tercatat mengalami inflasi sebesar 1,49 persen dan 3,82 persen," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Wacana Investasi Hijau, 170 Ribu Hektare Lahan Kritis di Kaltim Bakal Direhabilitasi
-
Kabar DPRD Kaltim Bakal Konsultasi ke Mendagri Terkait Hak Angket ke Rudy Mas'ud
-
Klaim Investasi Capai Rp72,39 Triliun, Pembangunan IKN Terus Berlanjut
-
Oknum Polisi di Samarinda Jadi 'Sniper' Sindikat Narkoba Gang Langgar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim