SuaraKaltim.id - Sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terjadi perubahan nomenklatur. Salah satunya, pemisahan instansi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Awalnya, Damkar dan Penyelamatan salah satu bidang di struktur BPBD. Kini, menjadi instansi instansi terpisah. Pemisahan itu setelah dilantiknya jabatan Sekretaris Damkar dan Penyelamatan pada Rabu (07/06/2023) pagi kemarin.
Kendati demikian, untuk sementara waktu Damkar dan Penyelamatan masih berada di bawah koordinasi BPBD, sampai ditunjuknya kepala Damkar.
"Saya koordinasi dengan Pak Sekda (Sekretaris Daerah), bahwa Damkar masih di bawah koordinasi kami. Pasti saya jalankan sebelum ada keputusan dari pimpinan," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kukar, Fida Hurasani, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (08/06/2023).
Sementara itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menuturkan, belum ada penunjukan untuk memimpin instansi Damkar. Sebab, pimpinan pejabat tinggi pratama (PPTP) ada mekanisme tersendiri.
Setelah itu, akan ada evaluasi serta uji kompetensi. Kemudian dilakukan seleksi terbuka untuk menentukan kepala Damkar dan Penyelamatan.
"Jadi ada evaluasi, dan uji kompetensi. Kemudian ada sistem seleksi terbuka dan ini harus kami sampaikan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini