SuaraKaltim.id - Pemkab Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar focus group discussion (FGD) lembaga adat desa dan kelurahan. Tema yang diusung yakni "Peran fungsi dan tugas lembaga adat desa dan kelurahan sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan dan pembangunan desa dan kelurahan".
FDG tersebut dibuka langsung Bupati Kukar Edi Damansyah di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut pada Rabu (14/6/2023).
Dia mengatakan, penguatan pembangunan desa dan kelurahan secara spesifik tertuang dalam program dedikasi Kukar Idaman, di antaranya memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat, yakni air bersih dan listrik.
Kemudian peningkatan perekonomian melalui pengembangan potensi unggulan, pengembangan keagamaan, dan pelestarian budaya sebagai identitas karakteristik masyarakat.
Berikutnya penguatan badan usaha milik desa (BUMDes) dan koperasi, hingga penguatan modal sosial melalui program 50 juta per RT.
"Kebijakan-kebijakan ini pada prinsipnya dijalankan dengan skema kolaboratif. Tidak hanya bertumpu pada pemerintah, namun bersinergi dengan pihak lain termasuk masyarakat itu sendiri sebagai pelaksana dan penerima manfaat dari program-program tersebut," kata Edi Damansyah, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (14/06/2023).
Menurutnya, lembaga adat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pembangunan desa dan kelurahan. Tidak menghilangkan adat-istiadat yang sudah terbangun dalam kehidupan masyarakat setempat.
Perlu dipahami pembangunan desa dan kelurahan pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan proses pembangunan di daerah dan nasional. Setiap kebijakan diperlukan penyeimbang sebagai lembaga kontrol dan akselerator pembangunan yang lebih efektif.
"Forum ini sangat penting untuk menjalin komunikasi dan koordinasi serta menetapkan kebijakan strategis dalam memperkuat lembaga adat yang lebih produktif mencapai kinerja pembangunan jadi lebih baik," tutupnya.
Baca Juga: Disbun Siapkan Hilirisasi Hasil Perkebunan, Pemkab Kukar Bakal Bangun Pabrik Kelapa di Pesisir
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026