SuaraKaltim.id - Satu jemaah haji asal Kota Bontang atas nama Dwi Erwanto meninggal dunia pada Kamis (04/07/2023) malam. Kabar itu dibenarkan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Bontang Muhammad Hamzah.
Ia mengatakan, mendiang Dwi Erwanto akan dimakamkan di kota suci, Makkah. Alias, tidak dibawa pulang ke Indonesia.
Untuk diketahui, Dwi Erwanto merupakan warga Kelurahan Gunung Elai. Tepatnya, tinggal di Perumahan Bukit Sekatup Damai.
Ia berangkat ke Makkah bersama dengan sang istri. Kemenag sendiri mendapatkan kabar itu langsung dari Tanah Suci.
"Satu orang warga Bontang meninggal dunia. Malam tadi saya dapat kabarnya," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (05/07/2023).
Lebih lanjut, ia menuturkan dari informasi yang ia peroleh, almarhum meninggal secara mendadak. Almarhum ditemukan terjatuh di dalam kamar mandi hotel setelah pulang dari arafah.
Padahal katanya, keesokan harinya ia akan melangsungkan tawaf ifadah. Tawaf ifadah ialah ibadah mengelilingi Ka'bah sebanyak 7 kali. Di mana posisi Ka'bah berada di sebelah kiri.
Tawaf ini dikerjakan mulai dari Hajar Aswad terus berkeliling hingga berakhir di Hajar Aswad. Hamzah menuturkan, kondisi cuaca ekstrem di Makkah juga menjadi faktor banyaknya jemaah yang drop dan jatuh sakit.
"Jadi setelah terjatuh tim medis memeriksa dan Dwi Erwanto dinyatakan meninggal dunia," sambungnya.
Baca Juga: Takut Jatuh Cinta? Memang Ada? Yuk Kenalan dengan Filofobia
Ia menyampaikan, untuk rangkaian haji almarhum selanjutnya, akan dibadal oleh petugas haji di sana. Sehingga, proses ibadah bisa selesai dan pahala bisa sampai ke almarhum.
Ia menegaskan, bagi para jemaah lainnya sampai saat ini terpantau masih dalam kondisi baik. Meski beberapa ada yang sakit.
"Iya nanti dibadalkan sama petugas kami. Semua jemaah sekarang alhamdulillah terpantau aman sampai sekarang," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Wacana Investasi Hijau, 170 Ribu Hektare Lahan Kritis di Kaltim Bakal Direhabilitasi
-
Kabar DPRD Kaltim Bakal Konsultasi ke Mendagri Terkait Hak Angket ke Rudy Mas'ud
-
Klaim Investasi Capai Rp72,39 Triliun, Pembangunan IKN Terus Berlanjut
-
Oknum Polisi di Samarinda Jadi 'Sniper' Sindikat Narkoba Gang Langgar
-
Gubernur Rudy Mas'ud Tegaskan Tak Ada Pemberhentian PPPK di Kaltim