SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang membagikan seluruh seragam, sepatu, dan tas gratis kepada 3.456 peserta didik Sekolah Dasar (SD) negeri maupun swasta di wilayahnya.
Hal itu ditandai dengan penyerahan secara simbolis Wali Kota Bontang Basri Rase didampingi Wakil Wali Kota Najirah di SDN 001 Bontang Utara, Jumat (25/08/2023) pagi tadi.
Kepala Disdikbud Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, distribusi paket sekolah gratis ini terbilang cepat dari tahun sebelumnya.
Hal itu disebabkan pengadaannya dilakukan dengan cepat. Walaupun sepatu dan tas masih membeli di luar daerah, namun dia mengatakan seragam sekolah dikerjakan penjahit lokal.
"hari ini simbolisnya. Tapi sebelumnya sudah didistribusikan ke setiap SD baik negeri atau swasta. Tidak terlambat justru, lebih cepat ini," kata Bambang, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Disdikbud Bontang juga akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembagian perlengkapan sekolah secara menyeluruh.
Bahkan pihaknya menargetkan pendistribusian yang lebih cepat. Namun harus mempertimbangkan pagu anggaran yang disiapkan.
"Kita akan evaluasi nanti. Sejauh ini yangnmenjadi kendala hanya soal jumlah dari sekolah swasta. Baik SD dan SMP yang jumlahnya sempat selisih. Cuman sekarang sudah aman," sambungnya.
Di kesempatan yang sama Wali Kota Bontang Basri Rase berharap bantuan dari Pemkot bisa bermanfaat bagi peserta didik. Ini bentuk kepedulian Pemkot Bontang terhadap dunia pendidikan.
Baca Juga: Malahing, Kampung Air yang Menyimpan Segudang Produk Potensial Bisnis
Pemberian ini juga dilakukan sesuai kebutuhan setiap peserta didik. Ukuran baju juga dilakukan per masing-masing orang jadi tidak ada yang kebesaran atau kekecilan.
"Ini sudah dibagikan semua. Semoga bermanfaat untuk para penerima. Ini juga kita berdayakan penjahit lokal untuk menjahit seragam," terang Basri.
Dirinya juga memastikan di tahun 2024 mendatang pemberian perlengkapan sekolah gratis masih akan dilakukan.
"Tahun depan ada lagi kita anggarkan lagi untuk perlengkapan sekolah semoga lancar dan berjalan dengan baik," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas