SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kucurkan anggaran belanja ekskavator amfibi dan truk self loader pada akhir 2023 ini. Anggaran yang digelontorkan untuk proyek tersebut mencapai Rp 6,6 miliar.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Edi Suprapto. Ia mengatakan, ekskavator amfibi dianggarkan Rp 4,9 miliar, dan truk self loader senilai Rp 1,7 miliar.
Pengadaan itu dilakukan untuk memaksimalkan program normalisasi sungai dan pemindahan alat ke satu titik. Ia mengakui jika saat ini Pemkot Bontang memang memiliki satu unit ekskavator long arm.
Hanya saja unit tersebut tak bisa digunakan secara maksimal karena keterbatasan akses, ekskavator amfibi yang baru dibutuhkan agar bisa menyasar wilayah normalisasi yang sulit dijangkau.
"Jadi memang kita anggarkan. Kalau sudah ada tahun 2024 nanti mudah untuk melakukan normalisasi sungai," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (23/10/2023).
Lebih lanjut, untuk pengadaan 2 alat berat itu menggunakan E-Katalog. Target barang itu akan datang pada Desember 2023 mendatang.
Diharapkan, dengan pemenuhan alat itu bisa lebih maksimal dalam penanganann banjir di 2024 mendatang.
"Semoga cepat datang dan akan digunakan. Tahun ini sudah berjalan normalisasi sungai. Tahun depan akan dilanjutkan," pungkasnya.
Baca Juga: Dua Perempuan Usia 19 Tahun Keroyok Temannya di Bontang, Siram Pop Mie Panas ke Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan