SuaraKaltim.id - Wali Kota Bontang Basri Rase sudah tiba kembali di Bontang. Orang nomor satu di Kota Taman itu usai melakukan perjalanan dinas ke Jerman selama 5 hari.
Ia kembali beraktivitas dan menjadi pembina upacara perigatan Hari Pahlawan di halaman parkir Auditorium 3 Dimensi, Jumat (10/11/2023) pagi. Usai agenda itu, wartawan berusaha mewawancarainya terkait hasil perjalanan dinas ke luar negeri.
Namun saat ditanya, Basri Rase justru tak ingin berkomentar. Ia justru mengaku menyesalkan pemberitaan jaringan media ini soal agenda perjalanan dinasnya itu. Ia merasa tak dikonfirmasi sebelum berita diterbitkan.
"Kau sudah bahas kemarin. Ini Wali Kota 4 kali ke luar negeri. Tapi kenapa kau (klikkaltim) tidak konfirmasi ke saya. Tidak begitu caranya. Salah kamu itu," ujar Basri, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Namun pernyataan Basri ini sejatinya bertolak belakang dengan kenyataan. Pasalnya wartawan sudah melakukan upaya konfirmasi lewat sambungan telepon.
Basri tak menjawab. Selain itu, jurnalis dari jaringan media ini juga sudah mewawancarai Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Bontang Aji Erlynawati.
Basri beranggapan, yang menjadi poin utama untuk disampaikan ke masyarakat seharusnya hasil perjalanan dinas ke luar negeri yang ia jalani.
"Lain kali dibahas juga apa hasil dari kunjungan ke luar negeri," singkatnya.
Untuk diketahui, Basri Rase tercatat sudah 4 kali melakukan perjalanan dinas ke luar negeri. Kunjungan Basri ke Eropa Februari 2023 lalu. Ia berkunjung selama 10 hari menghadiri undangan dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Baca Juga: Wali Kota Basri Rase Minta Pembagian Daging Sapi Tak Pakai Kantong Plastik
Di Paris dan Prancis, agenda pertemuan itu membahas soal perlindungan HKI untuk penguatan ekonomi kreatif dan pengembangan smart city.
Kemudian dilanjut dengan diskusi dengan Asosiasi Indonesia Jenewa, bertemu dengan investor, serta pelajar mahasiswa dan mahasiswi Indonesia disana. Setiap daerah juga diperkenankan untuk mempresentasikan potensi masing-masing.
Selanjutnya, berkunjung dalam Kedutaan Besar Bern dan berdiskusi. Keempat rombongan akan mengunjungi pabrik coklat di Switzerland, dan Jungfrau.
Kunjungan kedua Basri Rase ialah negara Malaysia pada Juni 2023 lalu. Di sana dia juga menghadiri agenda APEKSI. Tema yang dibahas soal lingkungan zero carbon atau Kota Hijau dan Bersih.
Melansir laman Apeksi.id, agenda bertema International Energy Week 2023 ini akan membahas 3 isu, yakni Update Pembangunan: Ibu Kota Nusantara; Perdagangan Karbon: Cerita Sukses di Kalimantan Timur serta Bogor: Hijau & Tangguh.
Kunjungan ketiga ke Korea Selatan. Lawatannya ke Korea Selatan ini merupakan undangan resmi dalam agenda Forum Pimpinan Ketahanan Bencana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino