SuaraKaltim.id - Demi mewujudkan pembangunan kota cerdas di Ibu Kota Nusantara (IKN), otorita lantas melibatkan 4 perusahaan teknologi informasi (IT) asal Amerika Serikat (AS).
Hal itu disampaikan Kepala Otorita IKN Bambang Susantono belum lama ini. Ia menyebut ada ketertarikan dan kepercayaan dunia kepada Kota Nusantara.
"Itu menunjukkan ketertarikan dan kepercayaan dunia internasional dalam pembangunan IKN sebagai kota modern yang cerdas, berkelanjutan, berketahanan, hijau, dan inklusif," katanya, melansir dari ANTARA, Senin (20/11/2023).
Ia mengatakan, OIKN berhasil melahirkan total lima kesepakatan kerja sama dalam bentuk nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan 4 perusahaan teknologi dan institusi pendidikan.
Empat perusahaan teknologi ternama dari Amerika Serikat yang menandatangani MoU dengan OIKN tersebut adalah Cisco, Autodesk, Microsoft, dan Environmental Systems Research Institute (ESRI).
"Keempat, penandatanganan MoU tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi perusahaan global dalam pembangunan kota cerdas di IKN," lanjutnya.
Cisco berpartisipasi dalam instalasi perangkat kota cerdas, seperti pengembangan jaringan teknologi sensor dan Internet of Things (IoT) bagi pengumpulan, pengiriman dan pemanfaatan data dan informasi di lapangan.
Pengembangan sarana dan prasarana teknologi jaringan konektivitas ini bermanfaat bagi berbagai solusi teknologi cerdas, seperti pengelolaan air dan energi, manajemen transportasi, bangunan pintar, dan pengelolaan kota.
"Perusahaan teknologi AS berikutnya yakni Autodesk berpartisipasi dalam membantu OIKN dalam merancang kota yang layak huni dan dicintai," tuturnya.
Baca Juga: IKN Disorot Wisatawan, Destinasi Ekraf di Sana Dituding Belum Maksimal
Teknologi Autodesk membantu peningkatan kinerja perencanaan kota melalui visualisasi, optimasi, dan simulasi perencanaan gedung, ruang publik, dan infrastruktur yang meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan proyek pembangunan.
Selanjutnya ESRI berpartisipasi dalam mengembangkan teknologi analitik berbasis spasial. Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk pemetaan, pemantauan, pengindraan jauh, dan pengelolaan data spasial.
"Melalui teknologi informasi geospasial tersebut, dapat membantu OIKN dalam perencanaan tata ruang dan pertanahan IKN. Hal ini membantu OIKN dalam perencanaan, pengembangan, dan pengelolaan kota," timpalnya.
Untuk diketahui, pemanfaatan data dan informasi geospasial dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan sumber daya alam seperti air, hutan, satwa liar,dan biodiversitas, memitigasi risiko bencana, dan lain sebagainya.
Sedangkan Microsoft berpartisipasi dalam proses transformasi digital di IKN. Dengan percepatan transformasi digital, maka peningkatan produktivitas dan daya saing dapat dicapai melalui penyediaan pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan efisien.
Microsoft berpartisipasi dalam proses transformasi digital IKN melalui pengembangan solusi kota cerdas dalam berbagai aspek pengelolaan kota, pengembangan infrastruktur digital pusat data dan cloud computing yang aman dan berketahanan, serta peningkatan inisiatif pendidikan literasi digital dan keterampilan komputer bagi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim