SuaraKaltim.id - Peristiwa kebakaran di salah satu kios Kota Samarinda menjadi pembelajaran tersendiri. Khususnya, soal mesin Pertamini yang berisiko terbakar di tempat umum.
Untuk itu Wali Kota Samarinda Andi Harun berencana membuat surat edaran (SE). Surat tersebut berkaitan dengan distribusi BBM melalui Pertamini.
“Tunggu saja surat edarannya,” singkatnya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (06/12/2023).
Regulasi ini dikeluarkan agar para pedagang segera berhenti berjualan BBM eceran. Apalagi menggunakan mesin Pertamini.
“Agar secara berangsur mereka mempersiapkan diri menghentikan penjualan, karena sudah terbukti sangat berbahaya bagi keselamatan warga sekitar, bahkan keluarganya juga,” jelasnya.
Andi Harun Sebut Saat ini SE itu sedang diproses
Orang nomor satu di Kota Tepian itu juga meminta agar Pertamina lebih tegas dalam mengawasi alur distribusi BBM di SPBU. Selama ini pengetap disinyalir hilir mudik mengisi BBM yang mengakibatkan antrean.
“Kami minta ke Pertamina agar tidak harus pemerintah yang berhadapan dengan masyarakat dan benar-benar konsisten tidak mensuplai BBM dari SPBU ke Pertamini,” bebernya.
Menurutnya, jika Pertamina tegas dan konsisten, maka aktivitas jual beli BBM di Pertamini akan bubar dengan sendirinya.
Baca Juga: Kuota BBM di Kaltim Dinyatakan Cukup, Akmal Malik Beberkan Persoalan Lain
Terakhir ia menegaskan soal segala bentuk penjualan BBM di luar SPBU itu ilegal. Termasuk Pertamini itu sendiri.
“Pertamini itu ilegal,” tegasnya di akhir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Langkah Pemprov Kaltim usai SK Tim Ahli Gubernur Disebut Cacat Hukum
-
Diprotes Keras, Gubernur Kaltim Akhirnya Beli Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri
-
Gerindra Kaltim Sentil Rudy Mas'ud, Singgung Nepotisme hingga Evaluasi Anggaran
-
Advokat Publik Datangi Kantor Rudy Mas'ud, Minta Bubarkan Tim Ahli Gubernur
-
Rudy Mas'ud Janji Pengadaan Kursi Pijat Pakai Duit Sendiri, Begini Kata Pemprov Kaltim