SuaraKaltim.id - Ibu Kota Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda memiliki julukan Kota Tepian. Kota ini menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang bersejarah.
Melansir dari beberapa sumber, hal itu lantaran Kota Samarinda menjadi wilayah yang memiliki asal usul dekat dengan salah satu kerajaan di Indonesia, yaitu Kerajaan Kutai Kertanegara (Kukar).
Samarinda memiliki luas 718 km persegi dan dilewati oleh sungai terbesar kedua di Pulau Kalimantan yakni Sungai Mahakam.
Lantas bagaimana asal-usul nama Samarinda?
Sebelum dikenal sebagai nama Samarinda, kawasan ini termasuk dalam Kerajaan Kukar.
Kerajaan ini berdiri pada tahun 1300 M di Kutai Lama di sebuah kawasan di hilir Sungai Mahakam dari arah tenggara Samarinda.
Kerajaan Kutai Kartanegara merupakan daerah taklukan dari Kerajaan Banjar yang semula bernama Kerajaan Negara Dipa.
Saat itu Kerajaan Banjar dipimpin oleh Maharaja Suryanata yang sezaman dengan era Kerajaan Majapahit (abad ke-14—15 M).
Ada banyak versi yang melatarbelakangi terciptanya nama Samarinda.
Baca Juga: KPU Samarinda Butuh 17.941 Petugas KPPS untuk Pemilu 2024
Versi pertama yakni dari persamaan ukuran tinggi di rumah terapung penduduk Bugis Wajo, sehingga disebut "sama-rendah".
Versi kedua dari bahasa Banjar yang berarti sama rendah tetapi berasal dari adanya persamaan ukuran tinggi Sungai Mahakam dengan daratan di tepiannya.
Versi ketiga berasal kata dari bahasa Sansekerta, yaitu “Samarendo” yang berarti selamat sejahtera.
Dan versi keempat berdasarkan cerita rakyat bahwa nama Samarinda berasal dari bahasa Melayu dari kata "samar" dan "indah".
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu