Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Jum'at, 15 Desember 2023 | 12:15 WIB
Antrean BBM di salah satu SPBU Tenggarong. [Presisi.co]

Faktor lainnya, maraknya pengetap yang menjual kembali Pertalite secara eceran. Dengan mengambil untung dari selisih harga di SPBU resmi dan harga eceran yang dijual ke masyarakat.

Apalagi banyak pengetap diduga beralih menggunakan mobil pribadi untuk menjalankan aksinya. Praktis, SPBU sulit untuk mendeteksi para pengetap.

“Kami lagi mencari dasar aturannya karena mereka sekarang banyak modus baru, menggunakan motor dan mobil pribadi yang sebenarnya tidak ada dasar aturan penindakan,” pungkasnya.

Baca Juga: Sambut Kedatangan Ganjar Pranowo, Kesultanan Kutai Kartanegara Minta Terbitkan Perpres Alokasi Anggaran untuk Kerajaan

Load More