SuaraKaltim.id - Manejemen Mitra Kukar merespons terkait mundurnya tim berjuluk Naga Mekes itu dari Liga 3 musim 2023/2024. Manajer Mitra Kukar Nor Alam mengatakan, keputusan mundur bukan disebabkan masalah finansial.
“Tidak sama sekali, kalau urusan finansial tidak ada masalah, tapi kami mundur karena tim ini belum ada persiapan sama sekali,” ujar Alam, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Rabu (13/12/2023).
Alam menyebut, sudah mendapat instruksi dari Endri Erawan selaku presiden klub yang tak bisa fokus menangani tim. Alasannya, karena harus berkonsentrasi ke tim nasional.
“Pak Endri meminta pertimbangan bagaimana baiknya, akhirnya kami putuskan untuk tak ikut dan mundur karena tidak ada persiapan sama sekali,” sebut Alam.
Ia menjelaskan, sebenarnya Mitra Kukar sudah melakukan persiapan ke Liga 3 di Jakarta. Hal itu dilakukan sebelum tragedi Kanjuruhan Malang terjadi pada 1 Oktober 2022 lalu.
Karena saat itu tidak ada kepastian kapan kompetisi diputar, akhirnya satu persatu pemain pun hengkang. Sampai akhirnya, tak bisa lagi dikumpulkan saat ini.
“Persiapan kami sudah bagus ke Liga 3 sebelum tragedy Kanjuruhan, tapi setelah itu kompetisi tidak ada kejelasan, akhirnya tim harus bubar karena pemain pergi," kata Alam.
"Yang pasti kami dari manajemen meminta maaf atas mundurnya Mitra Kukar dari Liga 3 dan sekali lagi saya tegaskan ini murni karena tidak ada persiapan, bukan masalah lain, apalagi urusan finansial,” pungkasnya.
Mitra Kukar pada Liga 3 Kaltim (North District) seharusnya jadi tuan rumah menjamu enam tim. Yaitu Persikutim Kutai Timur, Berau FC, Persikubar Kutai Barat, Sangkulirang FC (Kutim), ACN Muara Badak FC dan Kartanegara (Mesra) FC.
Baca Juga: Dasarian II Desember, Kaltim Berpeluang 90 Persen Hujan Sedang
Selain North District, Liga 3 juga dimainkan untuk South District atau Distrik Selatan. Di mana Stadion Sadurengas di Tanah Grogot, Kabupaten Paser jadi tuan rumah pelaksana.
Tim yang berlaga masing-masing, Paser United sebagai tuan rumah. Tim yang datang Gelora Pantai FC (Sanga-Sanga), MSA FC Kukar, Balikpapan United, Caladium FC (Balikpapan), Penajam Utama (PPU), Persela Sanga-Sanga dan Harbi (Samarinda).
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI