Pemprov Kaltim mempercepat pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.
Kaltim menargetkan total 450 gerai Koperasi Desa rampung akhir Juli 2026.
Di sisi lain, proses rekrutmen manajer Koperasi Desa juga tengah berjalan.
SuaraKaltim.id - Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kalimantan Timur (Kaltim) terus digesa sebagai upaya nyata dalam memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Sekda Kaltim, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa hingga pertengahan Mei 2026, sebanyak 61 gerai KDKMP telah resmi berdiri di berbagai wilayah Kaltim.
"Pemprov Kaltim menargetkan total 450 gerai KDKMP dapat rampung dan beroperasi penuh pada akhir Juli 2026 mendatang," ujar Sri dikutip dari Antara, Minggu (17/5/2026).
Dia berharap keberadaan KDKMP mampu menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat desa karena dirancang menciptakan hubungan langsung antara pemasok dan pembeli dalam satu ekosistem usaha.
"Dengan hadirnya gerai KDKMP, diharapkan pertumbuhan ekonomi desa semakin bergerak. Nantinya ada supplier (pemasok) dan pembeli yang saling terhubung melalui koperasi ini," kata Sri Wahyuni saat menghadiri peresmian gerai KDKMP.
Ia menekankan, keberadaan koperasi ini tidak hanya menempatkan masyarakat sebagai konsumen, tetapi juga memberdayakan warga lokal sebagai pemasok utama berbagai komoditas yang dijual.
"Selain 61 gerai yang sudah diresmikan, masih banyak gerai lain yang kini dalam tahap penyelesaian dengan progres pembangunan mencapai 80 hingga 90 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, proses rekrutmen manajer KDKMP juga tengah berjalan. Para manajer tersebut nantinya akan ditempatkan di setiap gerai untuk mengelola operasional dan pengembangan usaha.
Sri Wahyuni menjelaskan bahwa peran manajer berbeda dengan pengurus koperasi. Pengurus bertugas menyusun kebijakan dan melakukan pengawasan, sedangkan manajer fokus pada pengelolaan usaha serta pengembangan strategi bisnis.
Sementara itu, Ketua KDKMP Cipto Mangunkusumo Samarinda, Daryono, mengungkapkan pihaknya saat ini masih menunggu regulasi terbaru terkait pendanaan koperasi.
Meski demikian, seluruh proses perizinan pendirian koperasi dipastikan telah rampung.
"Untuk keanggotaan saat ini sudah mencapai 202 orang," kata Daryono.
Ke depan, gerai KDKMP Samarinda akan bergerak di sektor usaha sembako, termasuk penjualan tabung gas Elpiji. Perum Bulog pun dinyatakan telah siap bertindak sebagai pemasok utama bahan pangan.
"Dari Bulog sudah siap menyuplai. Sementara untuk distribusi gas Elpiji, kami masih menunggu tindak lanjut dari Pertamina Patra Niaga," jelas Daryono.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Eco-Chic Day Jadi Gerakan Baru Puan Lestari untuk Kurangi Dampak Fast Fashion
-
Berawal dari Modal Rp2,7 M, Kasus Irma Suryani vs Istri Ketua DPRD Kaltim Berakhir SP3
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut ASN Luar Daerah Bisa Isi Jabatan Strategis
-
Ribuan Warga Tertipu Ajang Lari Samarinda Half Marathon
-
BRI Dorong PMI Naik Kelas, Fokus Kembangkan Usaha Produktif di Daerah