SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memprakirakan secara umum Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hujan kategori sedang antara 50 - 150 mili meter dengan peluang 90 persen di dasarian II, tepatnya tanggal 11-20 Desember ini.
Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor. Ia menyebut, ada beberapa wilayah tertentu yang mendapat pengecualian.
"Kecuali untuk wilayah tertentu yang diprakirakan mengalami hujan lebat atau kategori tinggi antara 150 - 300 mili meter (mm)," katanya, disadur dari ANTARA, Selasa (12/12/2023).
Ia menjelaskan, wilayah tertentu itu adalah Kabupaten Berau bagian barat, Kutai Timur (Kutim) bagian barat, Kutai Kartanegara (Kukar) bagian barat, Mahakam Ulu (Mahulu) secara umum, dan Kutai Barat (Kubar) bagian barat yang diprakirakan terjadi hujan antara 150 - 300 mm dengan peluang berkisar antara 20 - 60 persen.
Sedangkan, untuk prakiraan deterministik curah hujan dasarian II Desember, secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori menengah berkisar 50 - 150 mm.
Kecuali untuk Kabupaten Mahakam Ulu bagian timur dan Kabupaten Kutai Kartanegara bagian barat, keduanya diprakirakan terjadi curah hujan kategori tinggi berkisar 150 - 200 mm.
"Pada prakiraan deterministik sifat hujan dasarian II Desember, lanjut Riza, wilayah Kaltim diprakirakan didominasi dengan sifat hujan kategori normal," ucapnya.
Ia melanjutkan, kecuali, Kutim bagian timur dan barat, Kabupaten Berau bagian timur, Kukar bagian barat, Mahulu, dan Kubar bagian utara yang diprakirakan mengalami sifat hujan kategori bawah normal dan atas normal.
Ia juga mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan hari tanpa hujan sepanjang dasarian I Desember 2023, Provinsi Kaltim pada umumnya masih mengalami hujan dan hari tanpa hujan
Baca Juga: Komisi IV DPRD Kaltim Sarankan Skripsi Diganti Jurnal Ilmiah
"Wilayah yang mengalami hari tanpa hujan memiliki kriteria sangat pendek antara 1 - 5 hari. Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan jumlah hari tanpa hujan sebanyak 5 hari," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah
-
Bangunan Miring dan Plafon Pernah Runtuh, SDN 002 Anggana Butuh Perhatian Pemerintah
-
ASN di Samarinda Tewas Dalam Kamar Kosnya, Sempat Mengeluh Telepon Istri
-
BRIvolution Reignite Perkuat Kinerja BRI dan Berikan Dampak Bagi Perekonomian Rakyat