SuaraKaltim.id - Peristiwa longsor yang menimpa kawasan permukiman Jalan M Said Gang 6 Blok F Kecamatan Sungai Kunjang Samarinda menjadi perhatian pemerintah.
Longsor terjadi diduga akibat tanggul pematangan lahan pada proyek Perumahan Premiers Hills Jalan MT Haryono Samarinda longsor, Jumat (29/12/2023) lalu.
Diduga perusahaan tak memiliki kelengkapan syarat perizinan. Bahkan proyek ini sempat disegel beberapa kali oleh Pemkot Samarinda.
Saat dikonfirmasi terkait pembongkaran segel, perwakilan perusahaan melalui Salpinus selaku humas Perumahan Premiere Hill menyebut segel yang disebut telah rusak
"Segelnya jatuh, rusak," singkat Salpinus, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (02/01/2024).
Pihaknya telah melakukan pertemuan dengan DPRD dan DLH Samarinda beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya tengah melakukan tahap perbaikan lingkungan. Hal itu menjadi alasan mereka melanjutkan.
"Kita sedang dalam tahap kegiatan perbaikan lingkungan, makanya kami lanjutkan," ungkapnya.
Akibat kerugian yang ditimbulkan ini, Wali Kota Samarinda Andi Harun mendesak perusahaan agar mempertanggungjawabkan dampak dari peristiwa ini.
Menanggapi hal tersebut, Salpinus mengatakan bahwa sementara ini pihaknya juga tengah membantu para korban terdampak dan akan menindaklanjuti penanggulangan.
Baca Juga: Polresta Samarinda Minta Warga Melapor Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru
"Saat ini kami bantu dengan konsumsi, kami data juga, terkait rumah-rumah akan kami bicarakan seperti apakah harus disewa atau bagaimana, kita akan rapatkan internal nantinya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya