SuaraKaltim.id - Bocah 15 tahun di Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara harus dilarikan ke rumah sakit usai kena tembak senapan angin oleh temannya, Senin (01/01/2024) petang.
Menurut keterangan kakak korban, Imel, kala itu adiknya tengah bermain dengan tiga orang temannya di daerah Selambai.
“Awalnya ambil senapan, mau menembak tikus. Tapi enggak kena, mereka (teman-teman korban) pikir enggak ada pelurunya,” katanya, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (02/01/2023).
Kemudian pada tembakan kedua, kata Imel, terduga pelaku mengarahkan senapan ke adiknya. Di tembakan kedua tersebut, ternyata senapan memiliki peluru di dalamnya.
Sontak adiknya langsung muntah dan tak sadarkan diri dengan darah yang mengucur dari kepala.
“Saya dihubungi waktu adik saya sudah dibawa ke RS PKT. Terduga pelaku adik kelasnya sendiri,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, pihak keluarga telah melaporkan perkara ini ke polisi. Sementara diketahui, kondisi korban belum sadarkan diri.
Setelah mendapat penanganan awal, korban kemudian dirujuk ke RSUD Kudungga Sangatta. Diduga saat ini korban dalam kondisi koma.
“Sekarang adik saya masih menjalani operasi untuk mengambil peluru di kepalanya,” ungkapnya.
Baca Juga: Anak 8 Tahun Hilang dari Ponpes di Bontang, Terakhir Pakai Baju Bola Biru
Adapun pihaknya masih berupaya menghubungi teman-teman korban yang ada di lokasi kejadian untuk mengetahui lebih jauh terkait dengan kejadian tersebut.
“Sangat saya sayangkan. Terutama kenapa anak di bawah umur dapat memperoleh senapan. Di mana pengawasan orangtuanya,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS
-
Bejo, Sapi Seberat 1 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Samarinda
-
Kebijakan Ekspor Terpusat: Harga Sawit di Kutim Hancur saat Harga Pupuk Meroket