SuaraKaltim.id - Kondisi level air di dua waduk yang menjadi sumber air baku di Kota Balikpapan masih belum normal. Meskipun Kota Minyak sudah memasuki musim penghujan.
Hal itu disampaikan Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Yudi Saharuddin belum lama ini. Ia menuturkan kedua waduk itu ialah Waduk Manggar dan Waduk Teritip.
"Saat ini kondisi air baku baik di waduk Manggar maupun waduk Teritip mulai meningkat tapi masih di bawah ambang batas normal," katanya, disadur dari ANTARA, Selasa (16/01/2024).
Ia menyebutkan, untuk level ketinggian air baku di Waduk Manggar saat ini terbaca 8,61 meter, sedangkan untuk kondisi normalnya adalah 10,30 meter. Sedangkan di waduk Teritip 2,25 meter, padahal normalnya adalah 4 meter.
Kondisi tersebut katanya jauh lebih parah ketika memasuki memasuki Oktober 2023 lalu. Saat itu fenomena musim El Nino melanda yang berdampak pada krisis air.
"Ketika krisis air, kapasitas air waduk di Balikpapan turun hingga 50 persen, sehingga berimbas ke pendistribusian air bersih ke warga yang hingga saat ini belum sepenuhnya normal,” sebutnya.
Yudi mengungkapkan, guna menuntaskan hal itu maka PTMB terus berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Samarinda untuk menentukan pola pengambilan air waduk.
"Upaya pemulihan kapasitas produksi menjadi 100 persen terlaksana dalam waktu dekat ini,” harapnya.
Selain itu, PTMB juga mengajukan izin penambahan pengambilan air waduk sebagai solusi cepat bagi kebutuhan air yang dari semula 2 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen menjadi pola produksi 4 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen.
Baca Juga: Hampir 30 Persen Petugas Adhoc di Balikpapan Diganti
Yudi meminta sebagai bentuk komitmen menjaga ketersediaan air bersih, PTMB mengajak warga untuk berkolaborasi.serta menghemat air atau menggunakan air sesuai dengan keperluan.
“Jadi, bila air baku sudah bisa diproduksi 4 hari 100 persen dan 1 hari 50 persen, paling tidak sudah bisa membantu memenuhi kebutuhan air warga Balikpapan,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan
-
Rekening Terkuras Lewat APK Berkedok Undangan, Pakar Minta Update Sistem Keamanan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026