SuaraKaltim.id - Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang biasanya memiliki beragam flora fauna yang unik untuk melindungi ekosistem disekitarnya.
Beragam deretan cagar alam unik ini berada di Pulau Kalimantan, salah satunya adalah di Kalimantan Timur (Kaltim).
Bumi Mulawarman memiliki empat cagar alam yang masing-masing memiliki keunikannya sendiri, termasuk flora dan fauna langka yang perlu dilindungi.
Lantas apa saja deretan dari cagar alam unik yang berada di Kalimantan Timur? Berikut ulasannya:
1. Cagar Alam Teluk Adang
Cagar Alam Teluk Adang yang berfungsi untuk melindungi ekosistemnya ini berada di Kabupaten Paser. Ada beragam flora dan fauna langka yang ditemukan di cagar alam ini. Flora yang umum ditemukan adalah Bangkirai, Mata Kucing, Keruing, Kapur, Resak, Tengkawang, Meranti Putih, dan Meranti Kuning.
Untuk fauna yang umum ditemukan yakni Bekantan, Owa, Monyet ekor panjang, Lutung dahi putih, Beruang Madu (Helarctos malayanus), Macan Dahan, dan Landak.
Lokasi Cagar Alam ini dapat ditempuh melalui jalan darat dari Kota Samarinda selama 7 jam atau dari Kota Balikpapan selama 5 jam.
2. Cagar Alam Gunung Ambang
Baca Juga: BMKG: Titik Panas di Kaltim Turun Jadi 48, Waspada Karhutla Masih Ada
Cagar Alam Gunung Ambang berada di dua wilayah kabupaten yakni Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kabupaten Bolaang. Umumnya, cagar alam ini diperuntukkan menjadi habitat alami dan perlindungan anoa dan kera.
Permukaan tanah dari cagar alam ini sebagian besar bergelombang dan berbentuk bukit serta gunung saja, hanya sebagian kecil yang landai.
3. Cagar Alam Muara Kaman Sedulang
Cagar Alam Muara Kaman Sedulang ini terletak dalam pembagian dua administratif wilayah, yakni Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Cagar Alam Muara Kaman Sedulang umumnya memiliki ekosistem hutan rawa air tawar yang menjadi habitat alami bagi banyak satwa.
Di antaranya adalah satwa yang termasuk langka seperti lumba-lumba air tawar, pesut dan berbagai jenis ikan air tawar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026