SuaraKaltim.id - Nama Penajam Paser Utara kini semakin sering dibicarakan oleh masyarakat karena menjadi wilayah Ibu Kota Baru yang akan diberi nama Ibu Kota Nusantara atau IKN.
Kecamatan Penajam merupakan salah satu kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Panajem Paser Utara.
Lantas bagaimana asal usul dari Kecamatan Penajam sendiri?
Dikutip dari buku Serpihan Cerita Rakyat Kalimantan Timur, munculnya daerah yang bernama Penajam berasal dari peristiwa pada tahun 1870-an.
Baca Juga: Kaltim Butuh SDM Berkualitas untuk IKN, Hetifah: Pendidikan Harus Prioritas
Konon, di Teluk Balikpapan pada waktu itu terdapat banyak lanun atau bajak laut. Sementara, masyarakat Suku Paser sering bepergian melewati Teluk Balikpapan.
Namun, mereka terpaksa harus bersiap diri untuk menghadapi para lanun yang berada di atas kapal di tengah perairan Teluk Balikpapan.
Kemudian ketakutan menghadapi bajak laut seketika lenyap saat mereka berpikiran harus sampai di tempat tujuan dengan selamat.
Masyarakat Paser akhirnya mempunyai cara untuk menghadapi para bajak laut. Mereka selalu membawa senjata apabila akan bepergian melewati Teluk Balikpapan.
Sebelum berangkat menuju Balikpapan mereka terlebih dahulu menajamkan senjata di sebongkah batu yang terdapat di sebuah daerah.
Baca Juga: Pekerja IKN Terpaksa Nyoblos di TPS Reguler, Ini Alasannya
Penduduk Paser yang akan bepergian melewati Teluk Balikpapan kemudian terbiasa mengasah parang di sebongkah batu di daerah tersebut.
Akhirnya mengasah batu di daerah tersebut menjadi hal rutin dan suatu keharusan bagi mereka yang bepergian melewati Teluk Balikpapan.
Daerah tempat mereka menanjamkan senjata di sebuah batu tersebut lambat laun diberi nama Penajam.
Hal ini dari kata menajamkan senjata yang sampai sekarang batu tersebut masih terdapat di daerah Penajam. Kini, Penajam merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN
-
Cek Fakta: Gibran Sebut Pemerintah Tak Sengaja Pakai Dana Haji, jadi Tidak Berdosa
-
Cek Fakta: Budi Arie Sebut Pemerintah Pakai Dana Haji Rp700 Triliun untuk IKN
-
Momen Lawas Gibran Panik Ditanya Anak SMK soal IKN Viral Lagi, Warganet: Jadi Trauma Diskusi?
-
Soal jika Ada Warga Korban Gusuran Proyek IKN Tak Sepakat Nilai Ganti Rugi, Begini Kata Pejabat OIKN
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN