Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Rabu, 21 Februari 2024 | 14:52 WIB
Pasar Pandan Sari Balikpapan. [ANTARA]

“Itu khusus pedagang ayam mereka mau pindah kalau diakomodir dan untuk itu kami fasilitasi tempatnya. Setelah semua pedagang pasar masuk ke dalam, barulah penertiban akan kita lakukan diawal Maret,” tegasnya. 

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kota Balikpapan,  Izmir Novian Hakim mengatakan, Satpol PP akan mendirikan pos permanen yang berada dalam kawasan Pasar Pandan Sari

“Upaya ini dilakukan untuk mencegah masuknya PKL liar ke dalam kawasan pasar,” ucapnya.

Diakuinya, pembangunan posko permanen tersebut bukan untuk yang pertama kalinya. Sebelumnya, posko serupa juga sempat dibangun namun untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul di Tiga TPS Rutan Balikpapan

"Maka pelaksanaannya tidak efektif," singkatnya.

Di posko permanen yang ada di Pasar Pandan Sari itu, nantinya berisikan gabungan seluruh personil petugas. Baik TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan.

"Maka fokus utamanya tidak hanya PKL, parkir sembarangan juga jadi fokus kami. Dishub juga akan melakukan rekayasa parkir,” jelasnya.

Pihaknya juga akan menertibkan sejumlah toko yang disinyalir menyewakan halaman ruko-nya untuk kemudian dimanfaatkan sebagai tempat berjualan pedagang.

“Itu juga menjadi salah satu biang dari masalah, sehingga mereka merasa mendapatkan tempat berjualan di fasilitas umum,” lugasnya.

Baca Juga: Stok Bapok Aman di Balikpapan, Cukup Sampai Ramadhan

Load More