SuaraKaltim.id - Harga beras di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan mengalami lonjakan harga secara signifikan menjelang Ramadhan. Kenaikan ini dipicu oleh menipisnya stok dan pasokan beras di pasaran.
Salah satu pedagang beras di Pasar Klandasan, Balikpapan, Syamsul menuturkan, harga beras sudah beberapa kali naik dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan paling terasa terjadi dalam sepekan terakhir.
"Naik sudah berkali-kali, sekitar Rp 40 ribuan per karung itu," ungkapnya, disadur dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (21/02/2024).
Kenaikan harga beras per karung ini berimbas pada harga beras eceran yang juga melonjak. Saat ini, harga beras eceran untuk kualitas premium mencapai Rp 19 ribu per kilogram dari Rp 16 ribu per kilogram.
Sementara, beras kualitas medium naik menjadi Rp 18 ribu per kilogram dari Rp 14 ribu per kilogram. Melonjaknya harga beras di Balikpapan ini diduga akibat semakin menipisnya stok.
Hal ini disebabkan oleh sejumlah daerah pemasok beras, seperti Sulawesi dan Surabaya, belum memasuki masa panen. Stok beras yang ada saat ini merupakan sisa masa panen akhir 2023 lalu.
"Stoknya, ya itu kurang, karena kan musim panen belum, gara-gara sebelumnya itu kemarau panjang," tandasnya.
Lonjakan harga beras ini membuat omzet para pedagang semakin menurun. Para pedagang berharap agar pemerintah bisa segera turun tangan untuk menstabilkan harga beras, agar tidak semakin melambung.
Baca Juga: Harga Beras di Bontang Terus Naik, Tembus Rp 18 Ribu per Kg
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Kenali Sukuk ST016, Instrumen Investasi Syariah yang Kian Diminati
-
Praktis dan Penuh Makna, BRI dan Rumah Zakat Hadirkan Qurban Digital di BRImo
-
Kuasa Hukum Supriyadi Tuding Ada Permainan dalam Kasus Sertifikat Ganda di Kukar
-
Akademisi Soroti Gaya Komunikasi Gubernur Kaltim Batasi Wawancara Isu Sensitif
-
Serikat Petani Sawit Harap Badan Ekspor Tunggal Pemerintah Tetap Lindungi Harga TBS