SuaraKaltim.id - Kotak Tempat Pemungutan Suara (TPS) 30 Kelurahan Api-Api untuk surat suara pemilihan calon legislatif (Caleg) DPRD Bontang terpaksa dibongkar dan dilakukan perhitungan ulang. Hal itu dilakukan pada Jum'at (23/2/2023) pagi saat pleno tingkat Kecamatan Bontang Utara.
Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bontang Utara Haras menjelaskan, perhitungan ulang dilakukan karena perbedaan selisih 1 suara. Yaitu di bagian kertas suara tidak sah.
Suara selisih terjadi pada kotak suara DPRD Kota Bontang berwarna Hijau. Setelah dilakukan perhitungan ulang kertas suara tidak sah itu berhasil ditemukan dan kembali dicatat. Karena sebelumnya di hasil catatan di kertas Plano tidak sesuai angka.
"Karena 1 kertas suara tidak sah tercatat sebagai suara sah. Selisih 1 saja jadi tetap harus dihitung ulang. Akhirnya ketemu dan sudah selesai tadi pagi dihitung ulangnya," ucap Haras kepada KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com.
Lebih lanjut, untuk perhitungan suara ulang bisa dilakukan, jika para saksi menemukan selisih suara baik antara kertas plano dan C-1.
Tetapi kalau di hasil plano dan C-1 tidak ada selisih maka perhitungan suara ulang tetap dilanjutkan.
"Kalau selisih hanya catatan biasa tidak bisa. Saksi harus kantongi C-1 dan kalau berbeda dengan plano baru dihitung ulang," sambungnya.
Diketahui untuk Sidang Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Bontang Utara dibagi jadi 2 tempat. Hal itu untuk mempercepat sidang.
"Kami bagi 2 biar cepat. Tetap di 1 ruangan hanya terpisahkan pakai kotak suara saja," pungkasnya.
Baca Juga: Maret 2024, Retribusi Sampah di Bontang Diterapkan, Bayarnya di PDAM!
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu