SuaraKaltim.id - Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bontang Basri Rase mulai melakukan safari politik ke petinggi partai. Agenda itu membahas rencana jelang pemilihan kepala daerah November mendatang.
Bahkan, ia mengaku, sejumlah partai telah mengajak untuk berkoalisi di Pilkada nanti. Ia sudah berkomunikasi dengan pengurus partai seperti Golkar, Nasdem, PDI Perjuangan, Demokrat dan PAN.
“Hampir lah setiap hari komunikasi dengan teman-teman partai di DPRD. Baik dari Golkar, Nasdem, PDIP, Demokrat, PAN dan lain-lain,” kata Basri belum lama ini, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (23/02/2024).
Ia menjelaskan, kendati tawaran dari partai politik mulai bermunculan, namun dirinya belum ingin memutuskan terburu-buru. Alasannya, lantaran masih ingin fokus untuk menyelesaikan masa jabatan wali kota bersama Najirah.
Baca Juga: Kelelahan Usai Pemungutan Suara, 6 Petugas Pemilu di Bontang Tumbang
“Banyak yang datang, dari tim sukses mereka meminta saya (berpasangan) dengan ini-ini. Tapi belum ada keputusan apapun,” sambungnya.
Adapun sejumlah partai yang menawarkan, diantaranya Ketua DPC Partai Amanat Nasional Kota Bontang, Ridwan; Ketua DPC Demokrat Amriadi; dan Ketua DPC PDI Perjuangan Maming.
Pinangan Parpol
Dikonfirmasi terpisah Ketua DPD PAN Ridwan mengaku sudah berkomunikasi dengan Basri Rase terkait Pilkada nanti. Pun ia menawarkan agar berpasangan dengan kadernya, namun Ridwan belum mau menyebut nama yang dijagokan.
"Kemarin ketemu. Kami kan inshaAllah di Pemilu ini dapat 2 kursi. Dapil Bontang Utara 1 dan Dapil Bontang Selatan 1. Untuk nama kita lihat nanti masih dibahas," ucap Ridwan.
Baca Juga: Harga Beras di Bontang Terus Naik, Tembus Rp 18 Ribu per Kg
Senada dengan PAN, Ketua Partai Demokrat Bontang Amriadi juga sudah berkomunikasi drngan Basri Rase. Menurutnya inti pembahasan terkait potensi Koalisi dalam Pilkada 2024.
Berita Terkait
-
Cak Imin Yakin Timnas Indonesia Menang Lawan Bahrain: Minimal 2-0
-
Anak Buah Cak Imin Jadi Komisaris Independen di BRI
-
RUU TNI Disahkan, Orde Baru Jilid 2? Kekerasan Sipil Mengintai
-
RUU TNI, Akademisi Soroti Bahaya Operasi Nonperang Tanpa Persetujuan DPR
-
PKB Pasang 6 Syarat Ketat Loloskan RUU TNI: Supremasi Sipil Harga Mati!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen