SuaraKaltim.id - Oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bontang yang diduga memuluskan praktik politik uang pada Pemilu kemarin, di lingkungan para narapidana mendapat sanksi.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Lapas II A Bontang, Angga Nurdiansyah mengatakan, nama oknum sipir itu sudah berada di meja atasannya.
Tinggal menunggu persetujuan dan oknum tersebut tidak akan lagi berintedaksi dengan para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
"Kami lakukan tindakan tegas. Saya sudah minta dipindah. Tinggal tunggu Kalapas usai cuti baru dilihat hasilnya," ucap Angga, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (03/03/2024).
Angga mengatakan, seharusnya praktik lancung tak dipraktikkan oleh jajarannya. Pun ia telah mengimbau semua jajarannya agar tak cawe-cawe dengan pemilu.
"Saya dari awal itu sudah memerintahkan jangan ada yang bermain. Tapi memang oknum Sipir ini paham saja makanya praktik dugaan politik uang itu diserahkan ke WBP," sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, praktik politik uang saat pemilu 14 Februari kemarin memicu perkelahian di dalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bontang.
Perkelahian itu dipicu lantaran pelaku meminta kembali uang "serangan fajar" kepada korban lantaran perolehan suara Caleg di dalam Lapas tak sesuai target.
Peristiwa ini dibenarkan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Lapas Bontang, Angga Nurdiansyah saat dikonfirmasi Klik Kaltim Minggu (25/2/2024).
Baca Juga: Krisis Pangan Global, Jokowi Tekankan Pentingnya Kemandirian dan Pupuk
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Perkuat Intermediasi Perbankan, BRI Optimalkan Dana SAL bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan