SuaraKaltim.id - Sejumlah harga pangan di Pasar Taman Rawa Indah mengalami kenaikan. Salah satunya adalah telur ayam.
Dari pantauan Klik Kaltim, harga telur per piringnya di angka Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu per piring. Salah satu Distributor Telur Omega menyebutkan kenaikan disebabkan pasokan yang dikirim semakin berkurang.
Alasan pasokan berkurang dikarenakan telur dari Surabaya banyak diborong oleh Pemerintah Pusat untuk program bantuan sosial. Walhasil kiriman yang masuk di bawah pesanan setiap minggunya.
Alasan itu pun ditanyakan langsung Wali Kota Bontang Basri Rase saat melakukan monitoring harga pangan di Pasar Taman Rawa Indah Kamis (14/03/2024) kemarin.
Kata Basri, meski mengalami kenaikan tetapi jumlahnya tidak signifikan. Sekisal kenaikan telur baru terasa sepekan kebelakang.
"Tadi saya tanya langsung distributor memang naik karena pasokan kiriman dari Surabaya berkurang. Itu karena telur banyak juga diborong Pemerintah untuk bansos," ucap Basri, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (18/03/2024).
Dalam lawatannya di Pasar Tamrin, Basri juga mendapati harga yang masih mahal. Seperti halnya beras premium yang dijual dengan harga Rp18.500 per kilogram.
Begitu juga dengan harga beras kualitas biasa per kilogram dijual Rp 17 ribu. Harga itu masih sama dengan data minggu lalu.
"Yang kita waspadai justru kelangkaan. Tapi alhamdulillah tidak ada. Semua pasokan tercukupi. Memang harga saja ada yang naik dan turun," sambungnya.
Baca Juga: Pasar Basah Taman Rawa Indah Dipindahkan, Bangun Gedung 1 Lantai di Relokasi Pasar Lama
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'