SuaraKaltim.id - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memastikan akan menambah kuota penumpang kapal yang berangkat dari Pelabuhan Loktuan Bontang pada arus mudik lebaran 2024.
Hal itu disampaikan Staf PT Pelni Samarinda-Bontang Justi. Ia mengatakan, kuota penumpang KM Binaiya ditambah sebanyak 468 penumpang. Jika diakumulasi total kuota untuk Binaiyya menjadi 1.456 penumpang.
Sedangkan KM Egon mendapat tambahan sebanyak 440 penumpang. Total seluruh penumpang KM egon jelang arus mudik mencapai 984 penumpang.
"Ada tambahan mas. Jumlahnya sama seperti tahun lalu. Untuk KM Egon dan Binaiya," ucap Justi, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (28/03/2024).
Lebih lanjut, PT Pelni juga masih menunggu petunjuk teknis terkait tambahan kuota penumpang tersebut. Nantinya Juknis akan dikeluarkan oleh Kemenhub RI. Soal ketersediaan tiket, tim PT Pelni mengaku belum mendapatkan data terbaru.
"Teknisnya nanti akan ada surat pemberitahuannya untuk jadwal dan rute keberangkatan mudik dari Pelabuhan Loktuan. Jika telah terbit, segera kami umumkan. Yang jelas ada tambahan kuota," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi
-
Jaga Integritas Perusahaan, BRI Tingkatkan Deteksi Fraud dan Pengawasan Internal
-
Eco-Chic Day Jadi Gerakan Baru Puan Lestari untuk Kurangi Dampak Fast Fashion
-
Berawal dari Modal Rp2,7 M, Kasus Irma Suryani vs Istri Ketua DPRD Kaltim Berakhir SP3
-
Gubernur Rudy Mas'ud Sebut ASN Luar Daerah Bisa Isi Jabatan Strategis