SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana membuat usaha terpadu dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan pengembangan wisata di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik belum lama ini. Ia mengatakan, usaha terpadu sudah seharusnya dimiliki.
"Untuk mendukung ketahanan pangan dan pengembangan wisata bagi masyarakat di IKN, maka sudah seharusnya kita memiliki usaha terpadu,” katanya, disadur dari ANTARA, Minggu (31/03/2024).
Pada kesempatan itu Akmal Malik didampingi Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim Siti Farisyah Yana serta tokoh masyarakat dan politik Decky Samuel mengunjungi lokasi Museum dan Galeri Dayak milik Syaharie Jaang di Batu Cermin Samarinda.
Menurut Akmal, usaha terpadu yang dimaksudkan adalah kegiatan usaha atau rumah produksi yang tidak meninggalkan unsur budaya maupun obyek wisata di sekitar kegiatan produksi tersebut.
Akmal mengatakan, pihaknya merencanakan pembangunan rumah produksi pisang atau digoreng secara kering. Sehingga memerlukan lahan yang luas dan terjangkau. Bahkan, jika perlu ada kombinasi wisata.
“Di sini produksinya, tanam dan pengemasan,hingga dipasarkan. Baik lokal, nasional hingga internasional. Terutama mendukung kebutuhan pangan IKN,” jelasnya.
Karena itu, Akmal bersama sejumlah pihak akan berkoordinasi untuk pengembangan usaha terpadu tersebut.
“Terutama pengelolaan itu dilakukan oleh petani milenial yang ada di daerah," harap Akmal Malik.
Baca Juga: IKN Menarik Investor Malaysia, 2 Raksasa Industri Teken Kesepakatan
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'
-
Pemprov Kaltim Alihkan 49 Ribu Peserta BPJS, Pemkot Samarinda Menolak!
-
Keterlibatan Keluarga Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Berbagai Posisi Strategis