SuaraKaltim.id - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan literasi digital. Hal ini sebagai upaya memerangi hoaks yang marak terjadi di media sosial.
"Yang dibutuhkan sekarang dalam memerangi hoaks adalah meningkatkan literasi digital," ujar Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (04/04/2024).
Ia menegaskan, literasi digital menjadi kunci utama dalam memerangi hoaks. Hoaks, atau informasi bohong, diprediksi akan terus ada dan berkembang.
"Sampai kapanpun tetap ada. Masyarakat harus pahami bagaimana dampak yang bakal terjadi jika mereka mengonsumsi berita hoaks itu," tuturnya.
Melalui survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), salah satu isu yang masif dijadikan bahan untuk hoaks adalah tentang politik. Sebab, isu soal pasca pemilu pun masih tetap berlangsung hingga sekarang.
"Isu hoaks tentang politik tinggi, tapi bersyukur masyarakat di Kaltim tidak sampai rusuh atau terpecah belah. Yang terpenting, masyarakat paham mana berita yang baik untuk dikonsumsi," ucapnya.
Ia menekankan pentingnya masyarakat untuk menyaring informasi sebelum disebarkan. Pastikan informasi yang diterima bermanfaat dan kredibel.
"Prinsipnya saring dulu sebelum share berita, itu yang harus dilakukan masyarakat," ucapnya.
Faisal mengingatkan, penyebar hoaks dapat dijerat pidana. Hoaks terkait agama, misalnya, dapat menimbulkan fitnah dan keresahan.
Baca Juga: Penetrasi Internet di Kaltim Tembus 80%, APJII Ingatkan Soal Keamanan Data
"Intinya, masyarakat harus bijak dalam memilah-milih berita ya. Pastikan sumber beritanya terpercaya," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%