Tahap ini ditandai dengan pembacaan doa oleh Pisor untuk membangunkan roh orang mati di dalam raung atau mampisik liau.
7. Napesan (Upacara Tiwah Hari ke-5)
Napesan dilaksanakan pada hari kelima dan merupakan puncak pelaksanaan upacara Tiwah dimana raung akan ditempatkan ke dalam sandung berurutan menurut usianya, tulang belulang yang paling tua dimasukkan terlebih dahulu.
8. Menggantung pali
Tahap menggantung pali yaitu masa tenang, rehat, dan mengheningkan cipta yang berlangsung selama 3 hari. Berbagai pantangan dilakukan seperti menghindari pertengkaran dan hal-hal buruk lainnya.
9. Manipas pali
Tahap ini yaitu melepaskan pantangan yang ditandai dengan pembongkaran dan pembuangan seluruh peralatan upacara Tiwah. Kegiatan ini dimulai dengan pembacaan doa, diikuti dengan pembuangan peratan upacara dan menghanyutkan sesajian ke sungai.
10. Mabuhui
Tahap ini adalah perjamuan besar yang ditandai dengan pemotongan babi atau ayam. Dalam kesempatan ini, Pisor mendoakan semua ahli waris atau keluarga penyelenggara Tiwah dan semua pihak yang terlibat supaya selalu diberi keselamatan dan rezeki yang berlimpah.
Baca Juga: Sistem Religi Masyarakat Dayak Bahau, Miliki Kepercayaan Manusia Dikuasai Roh
Kontributor : Maliana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan