Destinasi Wisata di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Google Maps)
Mereka dapat dikatakan baru memasuki zaman sejarah pada abad ke XX ini, karena cara hidup mereka masih mirip dengan zaman peralihan dari Mesolitikum ke Neolitikum.
Dalam beberapa segi kehidupan sosial tertentu mereka berada di zaman Mesolitikum dengan ciri-ciri hidup belum menetap, masih mengembara dan berburu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Tetapi saat ini Suku Punan telah diatur di pemukiman yang tetap oleh Pemerintah Daerah. Termasuk cara mereka mendirikan rumah, kebiasaan berburu sudah menjadi beternak dan bercocok tanam.
Juga pandangan mereka sudah mulai mempercayai Tuhan Yang Maha Esa dan alat-alat dapur serta senjata mereka sudah berganti dari batu ke logam.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif