SuaraKaltim.id - Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin kembali menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) ke DPD PDI-P. Ia juga menilai, persyaratan pendaftaran justru lebih mudah melalui jalur partai politik (Parpol) daripada jalur independen.
"Hari ini saya kembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur Kaltim melalui partai PDI Perjuangan," katanya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (01/05/2024).
Lebih lanjut, Mahyudin menyampaikan, Partai PDIP Kaltim memiliki kader-kader yang terbaik serta potensial untuk bertarung dalam Pilgub Kaltim.
Bahkan menurutnya, PDIP Kaltim juga memperoleh suara terbanyak urutan ketiga, dengan perolehan 252.714 suara. Ia mengaku, saat ini baru dua formulir pendaftaran yang telah diserahkan Mahyudin ke PKB dan PDI Perjuangan.
Baca Juga: PKS Kaltim Siap Bertarung di Pilkada 2024, Buka Pendaftaran Calon Kepala Daerah Sampai 12 Mei
"Saya telah mengikuti seluruh tahapan prosedurnya. Dan semoga saja bisa bersinergi," tuturnya.
Ia membeberkan alasan mengapa dirinya lebih memilih jalur parpol ketimbang jalur independen untuk meraih kemenangan di Pilgub 2024 nanti. Menurutnya, secara administrasi lebih mudah lewat partai politik.
"Melihat aturan KPU, jalur independen kan harus mengumpulkan 250.000-an lebih surat dukungan. Artinya, 8,5 persen dari jumlah pemilih di Kaltim sebanyak 2,7 juta," jelasnya.
"Kalau independen itu sebagian strategi saja, saat ini relawan paling tidak sudah terkumpul puluhan ribu dukungan." tambahnya.
Dalam hal ini, ia mengklaim dirinya memang bukan pengurus partai manapun. Yang berarti katanya, ia sangat terbuka bagi siapapun yang mengusungnya di kontestasi politik yang dijadwalkan berlangsung pada November 2024 mendatang.
Baca Juga: Kinerja Panwascam Diuji, Bawaslu Kaltim Gelar Evaluasi untuk Menentukan Kelayakan di Pilkada 2024
Sementara itu, Pengurus DPD PDIP Kaltim Marten Apuy bersama anggota lainnya telah menyambut kehadiran Mahyudin serta menerima formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Kaltim di Kantor DPD PDIP.
"Sudah kami terima formulirnya, dan Mahyudin menjadi orang pertama yang telah mengembalikan formulir itu," kata Marten.
Marten bilang, potensi Mahyudin untuk meraih kemenangan di Pilgub cukup baik. Melihat rekam jejak Mahyudin yang sudah berkecimpung di dunia politik cukup lama. Mulai dari menjadi anggota DPRD, Bupati, hingga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI.
"Ada lima yang mengambil formulir, tiga cagub dan dua cawagub. Nama-namanya yakni Isran Noor, Rudy Mas'ud, Mahyudin, Hadi Mulyadi dan Seno Aji," tuturnya.
Berita Terkait
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
PKT Buka Posko Mudik BUMN di Bandara Sepinggan
-
Pupuk Kaltim Fasilitasi 366 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda
-
5 Momen Hasto Kristiyanto Selama Jadi Tahanan KPK, Terbaru Tolak Dipindah ke Salemba
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN
-
Tanpa Diskon, Tol Balsam Tetap Jadi Pilihan! Kendaraan Melonjak 102 Persen
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan